Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar membaca teks naratif fiksi siswa kelas VII.5 SMPN 2 Singaraja dengan rata-rata pra-siklus sebesar 73 (di bawah KKM 75). Pembelajaran yang berpusat pada teks monomodal menyebabkan siswa kurang aktif dan kesulitan memahami unsur intrinsik serta makna tersirat cerita. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar kognitif dan afektif siswa melalui pemanfaatan teks multimodal yang terintegrasi. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilakukan dalam dua siklus pada 36 siswa. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi, dan kuesioner respons siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Pada Siklus I, rata-rata nilai mencapai 92,43 dengan ketuntasan 97,22%. Pada Siklus II, dilakukan perbaikan berupa penerapan soal berbasis HOTS dan scaffolding yang lebih terarah. Hasilnya, ketuntasan meningkat menjadi 100% dengan rata-rata 89,90. Respons siswa terhadap pembelajaran tergolong sangat positif. Teks multimodal terbukti efektif mengaktivasi skemata siswa, mengurangi beban kognitif, serta mendukung pemahaman inferensial dan evaluatif melalui integrasi moda teks tulis, visual, dan audiovisual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan teks multimodal yang dipadukan dengan strategi HOTS dan scaffolding secara terstruktur dapat meningkatkan hasil belajar dan keterlibatan siswa dalam membaca teks naratif fiksi
Copyrights © 2026