SMK Negeri 2 Lubuk Basung menghadapi permasalahan keterbatasan kompetensi guru dalam mengoperasikan test bench common rail yang menyebabkan kerusakan fatal pada peralatan dan tidak optimalnya pembelajaran teknologi otomotif. Program ini bertujuan mentransformasi keterampilan diagnostik guru dalam mengoperasikan test bench common rail dan scantools agar dapat diaplikasikan secara optimal dalam pembelajaran sistem injeksi diesel modern. Program dilaksanakan melalui empat tahapan sistematis yaitu perbaikan peralatan, pelatihan intensif, implementasi dan pendampingan, serta evaluasi berkelanjutan yang melibatkan 11 guru dengan pendekatan mixed methods dan desain pre-test post-test. Data kuantitatif dianalisis menggunakan paired t-test dan effect size Cohen's d, sedangkan data kualitatif dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan secara statistik (p=0,026) dengan effect size Cohen's d=0,665 kategori sedang hingga besar. Secara kualitatif, program mendorong peningkatan kepercayaan diri, perubahan persepsi positif terhadap teknologi, motivasi berkelanjutan, serta terbukanya kolaborasi dengan perguruan tinggi dan industri otomotif.
Copyrights © 2026