Proses pembelajaran yang masih bersifat konvensional, monoton, dan kurang bervariasi mengakibatkan keterampilan chest pass kurang maksimal, melalui pembelajaran deep learning yang menekankan proses belajar yang mindful, meaningful, dan joyful sehingga mendorong partisipasi aktif, berpikir kritis, serta penerapan keterampilan dalam situasi nyata. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment jenis Nonequivalent Control Group Pretest–Posttest Design. Populasi penelitian berjumlah 287 siswa kelas VII yang terbagi dalam delapan kelas, dengan sampel sebanyak 68 siswa yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen penelitian menggunakan tes wall passing, sedangkan analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji normalitas Kolmogorov–Smirnov, uji homogenitas Levene, Independent Samples t-Test, dan perhitungan effect size menggunakan Cohen’s d. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran deep learning berpengaruh signifikan terhadap keterampilan chest pass, dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05), rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 17,62 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 11,65, serta nilai Cohen’s d sebesar 1,104 yang termasuk kategori pengaruh besar.
Copyrights © 2026