Penelitian ini didasarkan pada rendahnya kecakapan pemecahan masalah matematis siswa di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Fenomena di lapangan menunjukkan siswa masih kerap mengalami hambatan kognitif dalam menelaah konteks soal cerita serta merumuskan prosedur penyelesaian yang sistematis. Tujuan dari studi ini adalah untuk menguji signifikansi pengaruh model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) berbantuan Web App SI-MAMAT berbasis etnomatematika terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Pendekatan kuantitatif melalui metode eksperimen semu (quasi-experiment) dengan skema Pretest-Posttest Non-equivalent Control Group Design diterapkan dalam penelitian ini. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, sehingga menetapkan Kelas X E-3 sebagai kelompok eksperimen yang mengimplementasikan model PBL berbantuan Web App SI-MAMAT dan Kelas X E-1 sebagai kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen tes kemampuan pemecahan masalah matematis berbentuk uraian. Hasil analisis statistik inferensial membuktikan bahwa penerapan model PBL berbantuan Web App SI-MAMAT memberikan dampak positif yang signifikan. Capaian ini diperkuat oleh perolehan rata-rata N-Gain Score kelas eksperimen sebesar 0,62 yang menduduki kategori sedang, sedangkan kelas kontrol hanya memperoleh rata-rata N-Gain sebesar 0,37 yang juga termasuk kategori sedang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa integrasi model PBL dan media interaktif SI-MAMAT sangat efektif dalam mengoptimalkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
Copyrights © 2026