Kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi esensial abad ke-21 yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran fisika. Namun, pendekatan teacher-centered dan rendahnya kesadaran metakognitif peserta didik menjadi hambatan utama. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas model pembelajaran discovery learning berbasis metakognitif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi fluida statis. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain non-equivalent control group design, melibatkan 32 peserta didik kelas eksperimen dan 28 kelas kontrol di salah satu Sekolah Menengah Atas di Kota Bandung. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berpikir kritis, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, dan pertanyaan metakognitif yang terintegrasi pada tahapan discovery learning. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang lebih tinggi pada kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol, dengan perbedaan yang signifikan secara statistik dan effect size yang tergolong besar (Cohen’s d = 0,822), serta keterlaksanaan pembelajaran yang tergolong sangat baik. Dengan demikian, model pembelajaran discovery learning berbasis metakognitif terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi fluida statis.
Copyrights © 2026