Anemia masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang cukup serius pada kelompok remaja di Indonesia, yang dipengaruhi oleh rendahnya tingkat pengetahuan dan kesadaran terkait pencegahannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman remaja mengenai pencegahan anemia melalui pendekatan edukasi kesehatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan community-based education dengan kombinasi ceramah interaktif dan diskusi yang melibatkan 37 siswa SMA Gajah Mada. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta mengenai anemia, dengan rata-rata skor meningkat dari 62,4 (pre-test) menjadi 84,7 (post-test) atau sebesar 35,74%, serta nilai Normalized Gain sebesar 0,59 (kategori sedang). Materi yang dikuasai meliputi pengertian, gejala, faktor risiko, serta upaya pencegahan melalui pola makan bergizi dan konsumsi tablet tambah darah. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan interaktif yang didukung media visual merupakan strategi promotif yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja terkait pencegahan anemia. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi yang berkelanjutan, pembentukan kader kesehatan remaja, serta kolaborasi lintas sektor untuk mendukung peningkatan kesehatan remaja secara komprehensif.
Copyrights © 2026