Rendahnya rasa percaya diri siswa saat tampil di depan umum serta masih terbatasnya pengalaman dalam kegiatan seni tari menjadi permasalahan yang dihadapi siswa kelas V SDN 55 Pamanjengan. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian siswa masih malu, ragu, dan kurang mampu bekerja sama saat melakukan penampilan kelompok. Sebagai upaya mengatasi permasalahan tersebut, dilaksanakan kegiatan pendampingan seni tari tradisional melalui Tari Saman yang dirancang sebagai media pembelajaran sekaligus pembentukan karakter. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan rasa percaya diri, keterampilan gerak, kedisiplinan, dan kemampuan bekerja sama siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan, pengenalan Tari Saman, demonstrasi gerakan, latihan secara bertahap dan berulang, simulasi penampilan, serta evaluasi yang diakhiri dengan penampilan pada Pentas Kreasi Budaya Nusantara. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pada seluruh indikator keberhasilan, yaitu keberanian tampil di depan umum meningkat dari 50% menjadi 100%, kekompakan gerakan kelompok dari 45% menjadi 95%, kedisiplinan mengikuti latihan dari 45% menjadi 95%, pemahaman gerak dasar Tari Saman dari 50% menjadi 90%, dan rasa percaya diri dari 45% menjadi 100%. Dengan demikian, pendampingan Tari Saman efektif meningkatkan kepercayaan diri siswa sekaligus mengembangkan kerja sama, kedisiplinan, keterampilan seni, dan apresiasi terhadap budaya Indonesia.
Copyrights © 2026