Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang terus meningkat di Indonesia. Salah satu pendekatan non farmakologi yang terbukti efektif dalam mengontrol kadar glukosa darah adalah latihan fisik. Arm Swing Exercise (ASE) merupakan latihan sederhana, mudah dilakukan, berisiko rendah, dan dapat menjadi alternatif aktifitas fisik bagi penderita DM. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan penderita DM dalam melakukan ASE secara mandiri dirumah. Metode pelaksanaan meliputi edukasi mengenai DM dan manfaat latihan fisik, pemeriksaan gula darah sebelum dan sesudah latihan, demonstrasi gerakan ASE, serta evaluasi pengetahuan melalui pretes dan posttes. Sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan di Kelurahan Bandung, Kota Tegal. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan dari rata-rata 6.00 (pretes) menjadi 8,50 (post tes), serta tingkat kepuasan peserta mencapai 95%. Pemeriksaan gula darah sewaktu menunjukkan hasil bervariasi, namun literature mendukung bahwa latihan ASE rutin dapat menurunkan kadar glukosa darah melalui peningkatan sensitivitas insulin dan translokasi GLUT-4 ke membrane sel otot. Monitoring pasca kegiatan menunjukkan peserta mampu melakukan ASE secara mandiri dan merasakan manfaat berupa peningkatan kebugaran serta berkurangnya gejala neuropati ringan. Dengan demikian ASE berpotensi menjadi strategi praktis dan efektif dalam mendukung kontrol glikemik serta kualitas hidup penderita DM.
Copyrights © 2026