Henti jantung mendadak dapat terjadi di mana saja dan siapa saja termasuk pada mahasiswa yang aktif berolahraga dan memerlukan pertolongan cepat melalui Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan Resusitasi Jantung Paru (RJP) untuk meningkatkan kelangsungan hidup. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pelatihan BHD terhadap pengetahuan dan keterampilan RJP pada Anggota di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Olahraga Universitas Awal Bros Batam. Desain yang digunakan adalah pra-eksperimen one group pretest-posttest dengan total sampling sebanyak 40 responden. Instrumen meliputi kuesioner pengetahuan dan lembar observasi keterampilan RJP. Data dikumpulkan sebelum dan setelah pelatihan, lalu dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kedua variabel skor pengetahuan naik dari 11,53 menjadi 14,10 (p < 0,001) dan skor keterampilan dari 11,55 menjadi 80,18 (p < 0,001), dengan demikian dapat disimpulkan terdapat pengaruh pelatihan Bantuan Hidup Dasar terhadap tingkat Pengetahuan dan Keterampilan melakukan Resusitasi Jantung Paru. pelatihan BHD efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan RJP mahasiswa. Disarankan agar kampus dan UKM Olahraga menyelenggarakan pelatihan secara rutin, memanfaatkan manekin untuk latihan mandiri, serta peneliti berikutnya meneliti retensi keterampilan jangka panjang dan membandingkan metode pelatihan berbeda untuk hasil lebih komprehensif.
Copyrights © 2026