Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kecerdasan emosional (EQ) dengan pembentukan karakter abad ke-21 pada siswa sekolah dasar. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif deskriptif-korelasional dengan elemen mixed methods melalui survei kuesioner dan wawancara guru. Data dikumpulkan dari 30 siswa kelas 3 sekolah dasar dengan dua variabel utama: indikator kecerdasan emosional (kesadaran diri, regulasi diri, motivasi, empati, dan keterampilan sosial) serta indikator karakter abad ke-21 (kolaborasi, kreativitas, tanggung jawab, dan pemikiran kritis). Hasil analisis menunjukkan bahwa dimensi empati dan keterampilan sosial memiliki korelasi paling kuat terhadap karakter kolaboratif dan tanggung jawab siswa . Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan kecerdasan emosional menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter siswa yang relevan dengan tuntutan abad ke-21. Penelitian ini merekomendasikan integrasi pembelajaran berbasis EQ dalam Kurikulum Merdeka melalui aktivitas reflektif dan pembelajaran kolaboratif.
Copyrights © 2026