Demensia sering dialami oleh lansia karena gangguan kognitif yang menyebabkan kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari secara benar, salah satu cara mencegah terjadinya demensia pada lansia adalah dengan meningkatkan pengetahuan. Tujuan penelitian adalah dianalisisnya hubungan pengetahuan pra lansia (middle age) dengan pencegahan demensia di wilayah kerja Puskesmas Dolo. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan Crossectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh lansia di wilayah Puskesmas Dolo tahun 2025 berusia 45-59 tahun berjumlah 3.184 orang. Jumlah sampel dihitung dengan rumus slovin yaitu 97 responden. Analisis menggunakan univariat dan bivariat dengan chi squar. Penelitian ini telah menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan dalam kategori baik yaitu 53 responden (54,6%) dan pencegahan demensia dalam kategori baik yaitu 64 responden (66,0%). Hasil uji statistik chi square diperoleh p value 0,017 ≤ 0,05. Pengetahuan pra lansia (middle age) tentang demensia sebagian besar adalah baik, pencegahan demensia pada pra lansia (middle age) sebagian besar adalah baik. Terdapat hubungan antara pengetahuan pra lansia (middle age) dengan pencegahan demensia di wilayah kerja Puskesmas Dolo.
Copyrights © 2026