Kajian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa di sekolah dasar dalam pembelajaran IPAS yang sering kali berlangsung secara konvensional dan belum mendorong keaktifan siswa. Oleh sebab itu, kajian ini dilakukan untuk melihat bagaimana penerapan metode Word Square yang dipadukan dengan media PuzzleMaker dapat membantu mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Kajian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen, mencakup dua kelompok yakni kelompok eksperimen juga kontrol. Data diperoleh melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis memanfaatkan aplikasi SPSS. Pada penelitian ini menghasilkan kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen menunjukkan peningkatan yang lebih unggul dibanding kelas kontrol. Hal tersebut diperkuat oleh hasil uji hipotesis yang memperlihatkan skor signifikansi dibawah 0,05, dengan demikian dapat dikatakan bahwa penerapan metode tersebut memberikan pengaruh yang berarti. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang dikemas secara aktif dan didukung media yang menarik dapat membantu siswa lebih mudah memahami materi, sekaligus melatih mereka dalam berpikir secara lebih kritis dan sistematis.
Copyrights © 2026