Kesehatan mental berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan siswa secara holistik. Dalam konteks sekolah, siswa remaja yang mengalami gangguan pada kesehatan mentalnya akan mengalami gangguan pada proses pembelajarannya, sehingga hasil belajar menjadi kurang optimal. Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) memiliki peranan yang penting dalam mendukung kesehatan mental anak didiknya yang memasuki masa remaja, sehingga siswa remaja dapat mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya. Pendekatan model Social and Emotional Learning (SEL) dalam pembelajaran merupakan pendekatan yang dapat membantu perkembangan sosial-emosional siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis model SEL dalam PAK untuk penguatan kesehatan mental siswa remaja. Metode studi pustaka digunakan dalam penelitian ini. Penulis meninjau literatur dari berbagai sumber, seperti jurnal ilmiah, web ilmiah, dan buku, untuk mengembangkan konsep-konsep yang relevan tentang SEL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan model SEL berbasis kasih Kristus dalam Pendidikan Agama Kristen dapat menguatkan kesehatan mental siswa remaja. Model SEL dalam pembelajaran di kelas mampu menurunkan kecemasan dan stres siswa, meningkatkan kompetensi psikososial, dan menguatkan kesehatan mental. Guru PAK memiliki peranan yang krusial dalam memberikan dukungan bagi kesehatan mental siswa. Dukungan guru PAK yang menghadirkan kasih Kristus menjadi dasar yang penting untuk pengembangan model SEL di kelas PAK. Iklim kelas yang menghadirkan kasih Kristus dalam model SEL di kelas PAK menjadi fondasi yang kuat bagi kesehatan mental siswa remaja.
Copyrights © 2026