Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis celah keamanan pada aplikasi penyelenggara pemilu digital dengan menggunakan metode penetration testing berbasis standar Open Web Application Security Project (OWASP). Pengujian dilakukan melalui lima tahapan utama, yaitu reconnaissance, scanning, vulnerability assessment, exploitation, dan reporting. Hasil pengujian menunjukkan adanya celah keamanan kritis (critical) dan tinggi (high), termasuk kerentanan SQL Injection pada modul autentikasi dan lemahnya manajemen sesi pengguna. Celah tersebut memungkinkan penyerang ilegal mengambil alih hak akses administrator dan mengubah basis data perolehan suara. Sebagai langkah mitigasi, penelitian ini merekomendasikan penerapan input sanitization, penguatan enkripsi data menggunakan algoritma AES-256, serta implementasi Multi-Factor Authentication (MFA). Penambalan celah keamanan ini sangat penting untuk menjaga integritas data, kerahasiaan pemilih, dan kepercayaan publik terhadap hasil pemilu demokratis.
Copyrights © 2026