Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kerentanan Keamanan pada Aplikasi Penyelenggara Pemilu Digital Menggunakan Metode Penetration Testing Rizky Maulana; Fohan Muzakir; Handry Eldo; Zulaida Rahmi; Muazziss Najmi; Budiman Budiman; Zainal Abidin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis celah keamanan pada aplikasi penyelenggara pemilu digital dengan menggunakan metode penetration testing berbasis standar Open Web Application Security Project (OWASP). Pengujian dilakukan melalui lima tahapan utama, yaitu reconnaissance, scanning, vulnerability assessment, exploitation, dan reporting. Hasil pengujian menunjukkan adanya celah keamanan kritis (critical) dan tinggi (high), termasuk kerentanan SQL Injection pada modul autentikasi dan lemahnya manajemen sesi pengguna. Celah tersebut memungkinkan penyerang ilegal mengambil alih hak akses administrator dan mengubah basis data perolehan suara. Sebagai langkah mitigasi, penelitian ini merekomendasikan penerapan input sanitization, penguatan enkripsi data menggunakan algoritma AES-256, serta implementasi Multi-Factor Authentication (MFA). Penambalan celah keamanan ini sangat penting untuk menjaga integritas data, kerahasiaan pemilih, dan kepercayaan publik terhadap hasil pemilu demokratis.
Analisis Efektivitas Penggunaan Sistem Informasi Keuangan di Pemerintahan Desa Rizky Maulana; Zulaida Rahmi; Reza Dian Rasyada; Muazziss Najmi
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 3 No. 3 (2024): November 2024
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v3i3.1044

Abstract

Sistem Informasi Keuangan Desa (Siskeudes) merupakan salah satu solusi digital yang dikembangkan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan sistem informasi keuangan di pemerintah desa dalam hal efisiensi, akurasi, dan kemudahan pelaporan keuangan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di beberapa desa di Kabupaten Bireuen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi keuangan mempengaruhi kelengkapan akurasi data dan transparasi karena sistem telah meningkatkan efisiensi pelaporan, namun masih terdapat kendala pada pelatihan SDM dan ketersediaan infrastruktur TI.   The Village Financial Information System (Siskeudes) is a digital solution developed to improve transparency and accountability in village financial management. This study aims to analyze the effectiveness of the use of financial information systems in village governments in terms of efficiency, accuracy, and ease of financial reporting. The method used is descriptive qualitative with data collection techniques through observation, interviews, and documentation in several villages in Bireuen Regency. The results show that the financial information system affects the completeness, accuracy, and transparency of data because the system has increased reporting efficiency. However, there are still obstacles in human resource training and the availability of IT infrastructure.  
Penyuluhan Literasi Keuangan Untuk Masyarakat Di Desa Blang Mee Timu zuriani ritonga; Rizkha Maulana; Rizky Maulana; Fatimah Zuhra; Sri Mulyani; Sutoyo Sutoyo; Kamaruddin Kamaruddin; M Yusuf
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v8i1.3154

Abstract

Literasi keuangan memegang peranan penting dalam pengembangan usaha para pelaku UMKM. Literasi keuangan juga membantu rumah tangga untuk mengelola keuangan yang baik. Banyak faktor yang mempengaruhi tingkat literasi keuangan seperti sosial budaya, usia, gender dan juga tingkat pendidikan. Salah satu literasi keuangan yang perlu dipahami oleh pelaku usaha adalah fintech lending. Melalui fintech lending proses peminjaman dana menjadi lebih mudah dan cepat. Dengan adanya penyuluhan akan sangat membantu dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat terutama masyarakat yang jauh dari perkotaan. Sebagian besar pelaku UMKM dan masyarakat di Desa Blang Mee Timu masih memiliki tingkat literasi keuangan yang rendah. Sisi positifnya mereka memiliki tingkat antusias yang tinggi mengenai fintech khususnya fintech lending. Dilakukan pelatihan lanjutan yang bersifat pendampingan dan pemberdayaan kepada pelaku UMKM dan masyarakat di Desa Blang Mee Timu. Dapat dibuka akses yang lebih luas kepada civitas akademika lain untuk memberikan penyuluhan agar wawasan dan informasi masyarakat semakin berkembang.