Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh model pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kritis siswa (2) mengetahui pengaruh self-efficacy pada siswa, serta (3) mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dengan self-efficacy sebagai variabel mediasi pada siswa MPLB SMKN 1 Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan sampel dalam penelitian ini terdiri dari 138 siswa jurusan MPLB SMKN 1 Surakarta kelas 10 dan 11 yang melaksanakan pembelajaran di dalam kelas. Hasil penelitian menunjukan (1) terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kritis siswa (t-statistic 7,145>1,96 dan p-value 0,000<0,050) Hal ini menunjukkan bahwa jika semakin interaktif dan bervariasi model pembelajaran oleh guru maka kemampuan berpikir kritis siswa akan semakin tinggi. (2) terdapat pengaruh signifikan self-efficacy terhadap kemampuan berpikir kritis siswa (t-statistic 7,097>1,96 dan p-value 0,000<0,050). (3) terdapat pengaruh signifikan penerapan model pembelajaran terhadap self-efficacy (t-statistic 15,066>1,96 dan p-value 0,000<0,050) yang selanjutnya self-efficacy terhadap kemampuan berpikir kritis (t-statistic 19,203>1,96 dan p-value 0,000<0,050). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi self-efficacy siswa, maka kemampuan berpikir kritis akan semakin meningkat. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya peran guru dalam memilih model pembelajaran dan self-efficacy siswa juga terbukti sebagai faktor yang berkontribusi dalam memperkuat hubungan antara model pembelajaran dan kemampuan berpikir kritis. Kata kunci: keterampilan berpikir kritis; metode pembelajaran; pendidikan kejuruan; psikologi pendidikan; self-efficacyAbstract: This study aims to (1) determine the effect of learning models on students' critical thinking skills, (2) examine the effect of self-efficacy on students, and (3) investigate the effect of learning models on students' critical thinking skills with self-efficacy as a mediating variable among MPLB students of SMKN 1 Surakarta. This quantitative research sampled 138 students from grades 10 and 11 in the MPLB department of SMKN 1 Surakarta. Results showed that (1) learning models significantly influenced students' critical thinking skills (t-statistic = 7.145, p-value < .001), indicating that more interactive and varied teaching approaches led to higher critical thinking abilities; (2) self-efficacy significantly affected students' critical thinking skills (t-statistic = 7.097, p-value < .001); and (3) learning models significantly influenced self-efficacy (t-statistic = 15.066, p-value < .001), which in turn affected critical thinking abilities (t-statistic = 19.203, p-value < .001). These findings demonstrate that higher student self-efficacy corresponds with increased critical thinking skills. This research emphasizes the importance of teachers' roles in selecting appropriate learning models and confirms self-efficacy as a significant factor strengthening the relationship between learning models and critical thinking abilities. Keywords: critical thinking skills; educational psychology; self-efficacy; teaching methods; vocational education
Copyrights © 2025