Tutik Susilowati
Sebelas Maret University

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Peran kepala sekolah dalam mengelola sumber daya guru (studi kasus di SMK Kristen 1 Surakarta) Fiorentina Nindy Dheria; Cicilia Dyah Sulistyaningrum Indrawati; Tutik Susilowati
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 4 (2024): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i4.77344

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui: 1) peran kepala SMK Kristen 1 Surakarta dalam mengelola sumber daya guru, 2) faktor pendukung kepala sekolah dalam mengelola sumber daya guru, 3) faktor penghambat kepala sekolah dalam mengelola sumber daya guru, 4) upaya kepala sekolah dalam mengatasi faktor penghambat. Pendekatan penelitian ini adalah  kualitatif dengan jenis studi kasus. Data penelitian ini bersumber dari data primer dan sekunder. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive dan snowball sampling.  Menggunakan teknik pengumpulan data wawancatra, observasi, dan analisis dokumen.. uji validitas data menggunakan metode triangulasi sumber dan metode. Penelitian ini menggunakan analisis data model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan: 1) peran kepala sekolah meliputi: a) educator, b) manajer, c) administrator, d) supervisor, e) leader, f) inovator, dan g) motivator; 2) faktor pendukung kepala sekolah meliputi: a) adanya dukungan dari berbagai pihak yaitu keluarga, yayasan dan gereja, b) etos kerja kepala sekolah yang tinggi, dan c) spiritual kepala sekolah yang baik; 3) faktor penghambat kepala sekolah meliputi: a) kurangnya pemahaman guru akan perannya, b) sarana prasarana yang kurang memadai, c) anggaran yang terbatas, dan d) komunikasi kepala sekolah dengan guru yang belum berjalan dengan baik.; 4) upaya kepala sekolah dalam mengatasi hambatan yang ada meliputi: a) menguatkan pemahaman peran guru dan visi sekolah dalam berbagai kegiatan, b) melakukan koordinasi bersama guru dan yayasan mengenai kebutuhan sarana prasarana, c) adanya bantuan PIP pemerintah, dan d) menjalan komunikasi antar pribadi dengan guru yang bersangkutan dan menyebarkan informasi melalui teks.Keywords : fungsi kepala sekolah; tenaga pendidik; yayasanAbstract: This study aims to determine: 1) the role of the head of SMK Kristen 1 Surakarta in managing teacher resources, 2) the supporting factors for the principal in managing teacher resources, 3) the inhibiting factors for the principal in managing teacher resources, 4) the efforts of the principal in overcome inhibiting factors. This research approach is qualitative with a case study type. The research data is sourced from primary and secondary data. Sampling using purposive technique and snowball sampling. Data collection techniques used interviews, observation, and document analysis. Data validity was tested using source and method triangulation. This study uses interactive model data analysis. The results showed: 1) the role of the principal includes: a) educator, b) manager, c) administrator, d) supervisor, e) leader, f) innovator, and g) motivator; 2) supporting factors for school principals include: a) support from various parties, namely family, foundations and churches, b) high work ethic of school principals, and c) good spiritual principals; 3) the inhibiting factors of the school principal include: a) the teacher's lack of understanding of his role, b) inadequate infrastructure, c) a limited budget, and d) the communication between the principal and the teacher has not gone well; 4) the efforts of the school principal in overcoming existing obstacles include: a) strengthening the understanding of the teacher's role and the school's vision in various activities, b) coordinating with teachers and foundations regarding the need for infrastructure, c) providing government PIP assistance, and d) carrying out communication interpersonal communication with the teacher concerned and disseminating information via text.Keywords: foundations; teacher resources; the role of school principals
Pengaruh praktik kerja industri dan peran guru pembimbing konseling terhadap kesiapan kerja siswa SMK Negeri 1 Karanganyar Anis Nur Jaya Santi; Patni Ninghardjanti; Tutik Susilowati
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 7, No 5 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v7i5.65048

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh magang terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII OTKP di SMK 1 Karanganyar; (2) pengaruh peran guru bimbingan konseling terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII OTKP di SMKN 1 Karanganyar; dan (3) pengaruh magang dan peran guru bimbingan konseling terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII OTKP di SMK 1 Karanganyar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XII OTKP. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh dengan sampel sebanyak 72 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan angket dan analisis dokumen. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan uji prasyarat analisis, uji normalitas, uji linearitas, dan uji multikolinearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) magang berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja (thitung 5,504 > ttabell1,99495); (2) peran guru bimbingan konseling berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja (hitung 2,050 > ttabel 1,99495); dan (3) magang dan peran guru bimbingan konseling berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja (Fhitung 22,025 > Ftabel,13).Kata kunci: kesiapan karir; kuantitatif; magang; pengajarAbstract: The research aims to know: (1) the effect of internship on work readiness of class XII OTKP at Vocational High School 1 Karanganyar; (2) the effect of the role of counseling guidance teacher on work readiness of class XII OTKP at Vocational High School 1 Karanganyar; and (3) the effect of internship and the role of counseling guidance teacher on work readiness of class XII OTKP at Vocational High School 1 Karanganyar. This research used descriptive quantitative methods. The research population is all students of class XII OTKP. The sampling technique used saturation sampling with 72 students as samples. Methods of data collection using questionnaire and document analysis. Data analysis using multiple linear regression analysis with analysis prerequisite test, the normality test, linearity test, and multicollinearity test. The result of the research shows that: (1) internship has a positive and significant effect on work readiness (tcount 5,504 > ttabell1,99495); (2) the role of counseling guidance teacher has a positive and significant effect on work readiness (toount 2,050 > ttabel 1,99495); and (3) internship and the role of counseling guidance teacher has positive and significant on work readiness (Fcount 22,025 > Ftable,13).Keywords:  internship; quantitative; teacher; work readiness
Pengaruh system quality dan intention to use terhadap net benefit penggunaan SIMPEG Evi Afifah Susanto; Tutik Susilowati; Subroto Rapih
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 2 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i2.77489

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh (1) system quality terhadap net benefit penggunaan SIMPEG, (2) intention to use terhadap net benefit penggunaan SIMPEG , (3) system quality dan intention to use secara bersama-sama terhadap net benefit penggunaan SIMPEG. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional.  Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai BKPSDM Kabupaten Karanganyar sebanyak 40 orang. Sampel penelitian menggunakan teknik sampling jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang. Pengumpulan data dilaksanakan dengan menyebarkan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program IBM SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara: (1) system quality terhadap net benefit penggunaan SIMPEG (thitung (3,95) > ttabel (2,03)) ; (2) intention to use terhadap net benefit penggunaan SIMPEG (thitung  (2,22) > ttabel (2,03)); (3) system quality dan intention to use secara bersama-sama terhadap net benefit penggunaan SIMPEG (Fhitung (31,70) > Ftabel (4,11)). Kata kunci :penggunaan; kuantitatif; manfaat; kualitas sistemAbstract: The purpose of this study is to determine the effect of (1) system quality on the net benefit of using SIMPEG, (2) intention to use on the net benefit of using SIMPEG, (3) system quality and intention to use together on the net benefit of using SIMPEG. This research is quantitative research with the correlational method. The population of this research was all 40 employees of BKPSDM Karanganyar District. This research sample used a saturated sampling technique with a total sample of 40 people. Data collection was carried out by distributing questionnaires. The technique of analyzing data used multiple linear regression analysis using the IBM SPSS version 26 program. The results showed that there was a positive and significant effect of: (1) system quality on net benefit of using SIMPEG (tcount (3,95) > ttable (2,03)); (2) intention to use on net benefit of using SIMPEG (tcount (2,22) > ttable (2,03)); (3) system quality and intention to use together on net benefit of using SIMPEG (Fcount (31,70) > Ftable (4,11)). Keywords: intention to use; net benefit; quantitative; system quality
Pengaruh disiplin kerja dan budaya kerja terhadap kualitas pelayanan di BKPSDM Kota Surakarta Dian Maharani; Tutik Susilowati
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 4 (2024): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i4.83656

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui ada tidaknya pengaruh variabel disiplin kerja terhadap kualitas pelayanan di BKPSDM Kota Surakarta, (2) mengetahui ada tidaknya pengaruh variabel budaya kerja terhadap kualitas pelayanan di BKPSDM Kota Surakarta, (3) mengetahui ada tidaknya pengaruh variabel disiplin kerja dan budaya kerja secara bersama-sama terhadap kualitas pelayanan di BKPSDM Kota Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pelanggan BKPSDM Kota Surakarta. Adapun sampel pada penelitian ini sebanyak 69 pelanggan yang diperoleh dari perhitungan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara variabel disiplin kerja terhadap kualitas pelayanan di BKPSDM Kota Surakarta (thitung 3,484 > ttabel 1,998) dan nilai signifikansi (0,001 < 0,05); (2) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara variabel budaya kerja terhadap kualitas pelayanan di BKPSDM Kota Surakarta (thitung 4,804 > ttabel 1,998) dan nilai signifikansi (0,000 < 0,05); (3) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara variabel disiplin kerja dan budaya kerja secara bersama-sama terhadap kualitas pelayanan di BKPSDM Kota Surakarta (Fhitung 38,741 > Ftabel 3,13).Kata Kunci: etos kerja; komitmen kerja; mutu pelayananAbstract: This research aims to (1) determine whether there is an influence of work discipline variables on service quality at BKPSDM Surakarta City, (2) determine whether there is an influence of work culture variables on service quality at BKPSDM Surakarta City, (3) determine whether or not there is an influence of work discipline variables and work culture together on service quality at BKPSDM Surakarta City. This research is quantitative research with the population used in this research namely BKPSDM Surakarta City customers. The sample in this study was 69 customers obtained from calculations using the Slovin formula. Data collection was carried out by distributing research questionnaires. The research results show that: (1) there is a positive and significant influence between work discipline variables on service quality in BKPSDM Surakarta City (tcount 3.484 > ttable 1.998) and significance value (0.001 < 0.05); (2) there is a positive and significant influence between work culture variables on service quality at BKPSDM Surakarta City (tcount 4.804 > ttable 1.998) and significance value (0.000 < 0.05); (3) there is a positive and significant influence between work discipline and work culture variables together on service quality in BKPSDM Surakarta City.Keywords: work discipline; work culture; service quality
Penerapan problem-based learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMK Batik 2 Surakarta Fahmi Amrullah; Tutik Susilowati; Jumiyanto Widodo
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 3 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i3.78647

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan penerapan model problem-based learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata angkah Otomatisasi Tata Kelola Sarana dan Prasarana kelas XII OTKP 2, dan (2) meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dengan menerapkan model problem-based learning pada mata angkah Otomatisasi Tata Kelola Sarana dan Prasarana siswa kelas XII OTKP 2. Penelitian ini merupakan penelitian angkah kelas. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XII OTKP 2 yang berjumlah 22 anak. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan tes. Validitas data menggunakan uji validitas kualitatif dengan angka triangulasi sumber dan uji validitas soal dengan expert judgment. Penerapan model problem-based learning dilakukan dengan angkah-langkah yaitu orientasi siswa kepada masalah, mengorganisir siswa untuk belajar, membimbing penyelidikan individual atau kelompok, mengembangkan dan menyajikan hasil karya, dan menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Penerapan pembelajaran dengan model problem-based learning yang dilaksanakan dalam 2 siklus dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Hal tersebut dilihat dari hasil setiap siklusnya yang mengalami peningkatan.Kata Kunci: berpikir tajam; model pembelajaran; memecahkan masalahAbstract:This study aims to (1) describe the application of the problem-based learning model in improving students’ critical thinking skills in the Automation of Facilities and Infrastructure Management subject for class XII OTKP 2, and (2) improve students’ critical thinking skills by applying the problem-based learning model to the eye’s facility and infrastructure management Automation lesson for class XII OTKP 2 students. This research is classroom action research. The subjects of this study were 22 class XII OTKP 2 students. Data collection techniques through observation, interviews, and tests. Data validity used a qualitative validity test with source triangulation techniques and tested the validity of the questions with expert judgment. The application of the problem-based learning model is carried out in the following steps: orienting students to problems, organizing students for learning, guiding individual or group investigations, developing and presenting work, and analyzing and evaluating the problem-solving process. Application of learning with a problem-based learning model implemented in 2 cycles can improve students’ critical thinking skills. This can be seen from the results of each cycle which has increased.Keywords: learning model; solve the problem; think sharp
Pengaruh pengalaman magang administrasi dan motivasi kerja terhadap kesiapan kerja mahasiswa Gita Wulan Mayhesya; Tutik Susilowati; Anton Subarno
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 4 (2024): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i4.77576

Abstract

Abstrak: Penelitian bertujuan untuk mengetahui  (1) pengaruh pengalaman magang administrasi terhadap kesiapan kerja mahasiswa; (2) pengaruh motivasi kerja terhadap kesiapan kerja mahasiswa; (3) pengaruh pengalaman magang administrasi dan motivasi kerja terhadap kesiapan kerja mahasiswa Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Angkatan Tahun 2019. Pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif pendekatan asosiatif jenis sebab akibat. Populasi berjumlah 80 mahasiswa. Sampel penelitian menggunakan teknik sampling jenuh dan teknik pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis regresi linier berganda dengan bantuan program IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan variabel magang administrasi terhadap kesiapan kerja mahasiswa yaitu ttabel 8,905 (α=0,05); (2) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan variabel motivasi kerja terhadap kesiapan kerja mahasiswa yaitu ttabel 4,054 (α=0,05); (3) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan variabel magang administrasi dan motivasi kerja terhadap kesiapan kerja mahasiswa yaitu Ftabel 139,303 (α=0,05). Persamaan regresi penelitian adalah Ŷ = 6,140 + 0,871X1 + 0,537X2 dengan nilai R2 0,783 berarti kontribusi magang administrasi dan motivasi kerja secara bersama-sama sebesar 78,3%. Kata kunci: kesiapan profesional; motivasi kerja; praktikum administrasiAbstract: This study aims to determine (1) the effect of administrative internship experience on work readiness; (2) the effect of work motivation on work readiness; (3) the effect of administrative internship and work motivation on the work readiness of Office Administration Education  students 2019. The quantitative research method uses a descriptive associative approach to cause and effect types. The population is 80 students. The research sample used a saturated sampling technique. Data collection techniques used questionnaires and analysis techniques used multiple linear regression analysis supported by IBM SPSS Statistics 25 program. The results show that: (1) there is a positive and significant effect of administrative internship variables on student work readiness tvalue 8,905 (α=0.05); (2) there is a positive and significant effect of work motivation on student work readiness tvalue 4,054 (α=0.05); (3) there is a positive and significant effect of administrative internship and work motivation on student work readiness Fvalue 139,303 (α=0.05);. The research regression equation is Ŷ = 6,140 + 0,871X1 + 0,537X2 with an R2 value of 0,783 meaning that the contribution of administrative internship and work motivation together is 78,3%. Keywords : administrative internship; work motivation; work readiness
Impact of learning models on critical thinking with self-efficacy as mediator Wildan Ananda; Tutik Susilowati
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 2 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i2.99641

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh model pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kritis siswa (2) mengetahui pengaruh self-efficacy pada siswa, serta (3) mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dengan self-efficacy sebagai variabel mediasi pada siswa MPLB SMKN 1 Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan sampel dalam penelitian ini terdiri dari 138 siswa jurusan MPLB SMKN 1 Surakarta kelas 10 dan 11 yang melaksanakan pembelajaran di dalam kelas. Hasil penelitian menunjukan (1) terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kritis siswa (t-statistic 7,145>1,96 dan p-value 0,000<0,050) Hal ini menunjukkan bahwa jika semakin interaktif dan bervariasi model pembelajaran oleh guru maka kemampuan berpikir kritis siswa akan semakin tinggi. (2) terdapat pengaruh signifikan self-efficacy terhadap kemampuan berpikir kritis siswa (t-statistic 7,097>1,96 dan p-value 0,000<0,050). (3) terdapat pengaruh signifikan penerapan model pembelajaran terhadap self-efficacy (t-statistic 15,066>1,96 dan p-value 0,000<0,050) yang selanjutnya self-efficacy terhadap kemampuan berpikir kritis (t-statistic 19,203>1,96 dan p-value 0,000<0,050). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi self-efficacy siswa, maka kemampuan berpikir kritis akan semakin meningkat. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya peran guru dalam memilih model pembelajaran dan self-efficacy siswa juga terbukti sebagai faktor yang berkontribusi dalam memperkuat hubungan antara model pembelajaran dan kemampuan berpikir kritis. Kata kunci: keterampilan berpikir kritis; metode pembelajaran; pendidikan kejuruan; psikologi pendidikan; self-efficacyAbstract: This study aims to (1) determine the effect of learning models on students' critical thinking skills, (2) examine the effect of self-efficacy on students, and (3) investigate the effect of learning models on students' critical thinking skills with self-efficacy as a mediating variable among MPLB students of SMKN 1 Surakarta. This quantitative research sampled 138 students from grades 10 and 11 in the MPLB department of SMKN 1 Surakarta. Results showed that (1) learning models significantly influenced students' critical thinking skills (t-statistic = 7.145, p-value < .001), indicating that more interactive and varied teaching approaches led to higher critical thinking abilities; (2) self-efficacy significantly affected students' critical thinking skills (t-statistic = 7.097, p-value < .001); and (3) learning models significantly influenced self-efficacy (t-statistic = 15.066, p-value < .001), which in turn affected critical thinking abilities (t-statistic = 19.203, p-value < .001). These findings demonstrate that higher student self-efficacy corresponds with increased critical thinking skills. This research emphasizes the importance of teachers' roles in selecting appropriate learning models and confirms self-efficacy as a significant factor strengthening the relationship between learning models and critical thinking abilities. Keywords: critical thinking skills; educational psychology; self-efficacy; teaching methods; vocational education
Effects of learning methods and self-motivation on students' computational thinking skills Aldino Ismail Valentino; Tutik Susilowati
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i4.102819

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) pengaruh langsung metode pembelajaran terhadap kemampuan berpikir komputasional, (2) pengaruh langsung motivasi diri terhadap kemampuan berpikir komputasional, dan (3) peran motivasi diri sebagai mediator antara metode pembelajaran dan kemampuan berpikir komputasional pada siswa Kelas X MPLB SMK Negeri 6 Surakarta. Penelitian kuantitatif ini menggunakan analisis statistik dengan pendekatan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 85 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) metode pembelajaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir komputasional (p-value: 0.000, β: 0.693, t-statistics: 15.211). (2) Motivasi diri juga memberikan pengaruh positif dan signifikan (p-value: 0.000, β: 0.581, t-statistics: 6.073). Temuan lain mengungkapkan adanya (3) pengaruh tidak langsung metode pembelajaran terhadap kemampuan berpikir komputasional melalui motivasi diri (p-value: 0.000, β: 0.451, t-statistics: 5.668). Hasil ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang baik dapat meningkatkan motivasi siswa, yang pada akhirnya mendorong peningkatan kemampuan berpikir komputasional. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pendidik dalam merancang metode pembelajaran yang efektif dan memotivasi siswa. Kata kunci: analisis statistik; implikasi; kuantitatif; mediator; SmartPLSAbstract: This study aimed to analyze: (1) the direct effect of learning methods on computational thinking skills, (2) the direct effect of self-motivation on computational thinking skills, and (3) the mediating role of self-motivation between learning methods and computational thinking skills among Grade X Office Administration and Business Services (OABS) students at SMK Negeri 6 Surakarta. Methods: This quantitative research employed statistical analysis using Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS software. The sample comprised 85 students selected through stratified random sampling. Data were collected using validated 4-point Likert scale questionnaires and analyzed through both outer and inner model assessments. Results: The findings revealed that: (1) learning methods demonstrated a positive and significant effect on computational thinking skills (p = 0.000, β = 0.693, t = 15.211); (2) self-motivation exhibited a positive and significant effect on computational thinking skills (p = 0.000, β = 0.581, t = 6.073); and (3) self-motivation significantly mediated the relationship between learning methods and computational thinking skills (p = 0.000, β = 0.451, t = 5.668). Conclusion: These results indicate that effective learning methods enhance student motivation, which subsequently improves computational thinking skills. The study provides important implications for educators in designing effective and motivating instructional approaches that foster 21st-century computational competencies. Keywords: implications; mediator; SmartPLS; statistical analysis; quantitative
Pengaruh intensitas penggunaan media online dan determinasi diri terhadap literasi digital mahasiswa Agita Fitri Bidadari; Patni Ninghardjanti; Tutik Susilowati
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 2 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i2.77881

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Ada atau tidaknya pengaruh intensitas penggunaan media online terhadap kemampuan literasi digital, ada atau tidaknya pengaruh determinasi diri terhadap kemampuan literasi digital, ada atau tidaknya pengaruh intensitas penggunaan media online dan determinasi diri terhadap kemampuan literasi digital. Bentuk penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran FKIP Universitas Sebelas Maret. Sumber data terdiri dari kuesioner tertutup dengan bentuk check list sekaligus rating scale kepada mahasiswa angkatan 2021 yang berjumlah 81 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability. Uji validitas data menggunakan korelasi product moment dengan menggunakan aplikasi IBM SPSS versi 25. Teknik analisis data menggunakan analisis model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Terdapat pengaruh positif dan signifikan intensitas penggunaan media online terhadap literasi digital (thitung 2,414 > ttabel  1,995). Terdapat pengaruh positif dan signifikan determinasi diri terhadap literasi digital (thitung 4,320 > ttabel  1,995). Terdapat pengaruh positif dan signifikan secara bersama-sama intensitas penggunaan media online dan determinasi diri terhadap literasi digital (Fhitung 10,950  >  dari Ftabel 3,11).Kata kunci :  internet;  kuantitatif; media sosial; pendidikan; teknologiAbstract: This study aims to find out Whether or not there is an influence of the intensity of online media use on digital literacy, whether or not there is an influence of self-determination on digital literacy, whether or not there is an influence on the intensity of online media use and self-determination of the digital literacy. This form of research is quantitative, using a case study. This research was conducted at the Office Administration Education Study Program FKIP Sebelas Maret University. The data source consists of a closed questionnaire in the form of a checklist and a rating scale for 81 students. The sampling technique used was non-probability. Test data validity using product moment correlation using  SPSS 25. Data analysis techniques use interactive model analysis. The results showed a positive and significant influence on the intensity of online media use on digital literacy (tcount 2,414 > ttable 1,995). There is a positive and significant influence of self-determination on digital literacy (tcount 4,320 > ttable 1,995). There is a jointly positive and significant influence on the intensity of online media use and self-determination on digital literacy (Fcount 10,950 > from Ftable 3,11).Keywords: education; internet; quantitative; social media; technology
Locus of control, family support, and entrepreneurial resilience among UNS students Atallal Annas Sholihin; Tutik Susilowati
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 2 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i2.99490

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh (1) locus of control terhadap resiliensi berwirausaha, (2) dukungan keluarga terhadap resiliensi berwirausaha, dan (3) pengaruh tidak langsung dukungan keluarga terhadap resiliensi berwirausaha melalui locus of control pada mahasiswa UNS peserta Wirausaha Merdeka (WMK). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS. Sampel penelitian berjumlah 124 mahasiswa yang dipilih dengan teknik sampling jenuh, dan data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup menggunakan Google Form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) locus of control berpengaruh positif dan signifikan terhadap resiliensi berwirausaha (p = 0.000, t = 6.385, β = 0.552). (2) Dukungan keluarga juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap resiliensi berwirausaha (p = 0.000, t = 3.684, β = 0.319). (3) Dukungan keluarga memiliki pengaruh tidak langsung terhadap resiliensi berwirausaha melalui locus of control (p = 0.000, t = 3.800, β = 0.247), dengan efek total sebesar 0.566. Hasil ini menunjukkan bahwa locus of control memiliki peran mediasi parsial dalam hubungan antara dukungan keluarga dan resiliensi berwirausaha. Oleh karena itu, peningkatan resiliensi berwirausaha dapat dilakukan dengan memperkuat locus of control melalui pelatihan serta meningkatkan dukungan keluarga melalui komunikasi dan motivasi. Kata kunci: ketahanan mental; lingkungan sosial; pengendalian diri; PLS-SEM Abstract: This study examines the influence of (1) locus of control on entrepreneurial resilience, (2) family support on entrepreneurial resilience, and (3) the indirect effect of family support on entrepreneurial resilience through locus of control among Universitas Sebelas Maret (UNS) students participating in the Wirausaha Merdeka (WMK) entrepreneurship program. The research employs a quantitative approach utilizing Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS software. The sample comprised 124 students selected through saturated sampling technique, with data collected via closed-ended questionnaires administered through Google Forms. The findings demonstrate that (1) locus of control exerts a positive and statistically significant effect on entrepreneurial resilience (p = 0.000, t = 6.385, β = 0.552). (2) Family support similarly exhibits a positive and significant influence on entrepreneurial resilience (p = 0.000, t = 3.684, β = 0.319). (3) Family support demonstrates a significant indirect effect on entrepreneurial resilience through locus of control (p = 0.000, t = 3.800, β = 0.247), with a total effect of 0.566. These results indicate that locus of control serves as a partial mediating variable in the relationship between family support and entrepreneurial resilience. Consequently, enhancement of entrepreneurial resilience may be facilitated through strengthening locus of control via targeted training programs and augmenting family support through effective communication and motivational strategies.  Keywords: mental endurance; social environment; self-control mechanisms; PLS-SEM