Perkembangan teknologi digital telah memengaruhi pola kehidupan anak-anak, khususnya Generasi Alpha yang tumbuh dalam lingkungan serba digital. Salah satu dampak yang semakin mengkhawatirkan adalah meningkatnya penggunaan game online secara berlebihan hingga menimbulkan kecanduan. Game online yang pada awalnya berfungsi sebagai sarana hiburan dapat berubah menjadi permasalahan serius apabila tidak digunakan secara bijak. Kecanduan game online berdampak pada berbagai aspek kehidupan anak, seperti penurunan prestasi akademik, gangguan kesehatan mental, melemahnya kemampuan sosial, serta perubahan perilaku yang cenderung negatif. Bahkan, World Health Organization telah mengklasifikasikan kecanduan game sebagai gaming disorder, yaitu gangguan perilaku adiktif yang membutuhkan perhatian khusus. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis bahaya game online terhadap Generasi Alpha di era digitalisasi serta mengkaji peran orang tua dan pendidik dalam upaya pencegahan kecanduan game online. Hasil kajian menunjukkan bahwa kecanduan game online memberikan dampak negatif pada aspek psikologis, sosial, akademik, dan kesehatan anak. Namun demikian, game online juga memiliki potensi positif apabila dimanfaatkan secara terkontrol dan edukatif. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara orang tua, pendidik, dan lingkungan sosial melalui pengawasan, pembatasan durasi bermain, serta edukasi literasi digital guna melindungi Generasi Alpha dari dampak negatif game online.
Copyrights © 2026