Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI UPAYA PENCEGAHAN JUDI ONLINE DI KALANGAN REMAJA Irza, Muhammad Yusril; Esti Ningrum; Mochamad Syamsudin
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v4i1.352

Abstract

Fenomena judi online yang sudah menjadi penyakit sosial memerlukan sosialisasi berupa kampanye publik yang masif. Misalnya testimoni korban judi online, informasi tentang dampak negatifnya dan cara melaporkan aktivitas judi online. Kampanye ini disebarluaskan lewat semua platform media materi edukasi tentang bahaya judi online diintegrasikan dalam kurikulum terutama tingkat SMA. Dalam Kurun waktu dua tahun terakhir, menurut data Satuan Tugas Pemberantasan Perjudian Daring (Satgas) Judi Online, sedikitnya 3 juta lebih orang terpapar perjudian daring. Ratusan triliun rupiah uang masyarakat tersedot dalam permainan judi online tersebut. Mulai dari permainan slot ratusan ribu hingga miliaran rupiah. Pelajar, anggota dewan, mahasiswa, pengendara ojek online, ASN, anggota polisi, hingga ibu rumah tangga terjerat judi daring. Menkominfo menyatakan sosialisasi dan edukasi terus akan kita lakukan secara masif ke semua lini karena Satgas, Kementerian Agama dilibatkan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, sekolah-sekolah. Pentingnya peran pemerintah satgas judi online menyeluruh bertugas mengorkestrasi semua kementerian dan lembaga dalam satu langkah untuk segera bisa mengatasi berbagai problematika judi online ini.
Perlindungan Hukum Terhadap Anak yang Kecanduan Game Online di Era Digitalisasi Generasi Alpha Muhammad Yusril Irza; Aniek Periani; Mochamad Syamsudin
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v5i1.505

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memengaruhi pola kehidupan anak-anak, khususnya Generasi Alpha yang tumbuh dalam lingkungan serba digital. Salah satu dampak yang semakin mengkhawatirkan adalah meningkatnya penggunaan game online secara berlebihan hingga menimbulkan kecanduan. Game online yang pada awalnya berfungsi sebagai sarana hiburan dapat berubah menjadi permasalahan serius apabila tidak digunakan secara bijak. Kecanduan game online berdampak pada berbagai aspek kehidupan anak, seperti penurunan prestasi akademik, gangguan kesehatan mental, melemahnya kemampuan sosial, serta perubahan perilaku yang cenderung negatif. Bahkan, World Health Organization telah mengklasifikasikan kecanduan game sebagai gaming disorder, yaitu gangguan perilaku adiktif yang membutuhkan perhatian khusus. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis bahaya game online terhadap Generasi Alpha di era digitalisasi serta mengkaji peran orang tua dan pendidik dalam upaya pencegahan kecanduan game online. Hasil kajian menunjukkan bahwa kecanduan game online memberikan dampak negatif pada aspek psikologis, sosial, akademik, dan kesehatan anak. Namun demikian, game online juga memiliki potensi positif apabila dimanfaatkan secara terkontrol dan edukatif. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara orang tua, pendidik, dan lingkungan sosial melalui pengawasan, pembatasan durasi bermain, serta edukasi literasi digital guna melindungi Generasi Alpha dari dampak negatif game online.