Nelayan di Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, sangat bergantung pada kondisi cuaca dan gelombang laut dalam menjalankan aktivitas penangkapan ikan, namun sebagian besar masih mengandalkan pengamatan visual dan pengetahuan tradisional sehingga rentan terhadap kecelakaan laut dan penurunan produktivitas tangkapan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi dan kemampuan nelayan dalam mengakses, membaca, dan memanfaatkan informasi iklim serta cuaca maritim guna mendukung keselamatan pelayaran dan produktivitas hasil tangkapan. Kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi antara Universitas Panca Bhakti Pontianak, Badan Meteorologi Klimatologi dn Geofisika (BMKG), dan Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPC HNSI) Kabupaten Kubu Raya, berupa sosialisasi, pelatihan interpretasi prakiraan cuaca maritim, serta pendampingan pemanfaatan aplikasi cuaca digital. Kegiatan dilaksanakan di Pondok Muara Kakap, Pelabuhan Perikanan Sungai Kakap, pada 25 Juni 2026, dan diikuti oleh nelayan, tokoh masyarakat, aparat desa, perwakilan TNI Angkatan Laut, dosen, serta mahasiswa pendamping lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dalam membaca prakiraan cuaca, tinggi gelombang, arah dan kecepatan angin, serta pemanfaatan layanan informasi resmi BMKG melalui telepon seluler. Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pemanfaatan informasi pola musim dan kondisi perairan untuk menentukan lokasi tangkap yang lebih potensial. Kegiatan ini diharapkan menjadi model sinergi berkelanjutan antara perguruan tinggi, BMKG, pemerintah, dan organisasi nelayan sehingga pemanfaatan informasi iklim menjadi budaya baru bagi masyarakat pesisir dalam meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan.
Copyrights © 2026