Penciptaan karya berjudul “Penciptaan Busana Streetwear dengan Teknik Fabric Manipulation” dilatarbelakangi oleh perkembangan fashion yang menjadikan busana sebagai media ekspresi identitas dan kreativitas. Karya ini bertujuan untuk merancang dan mewujudkan koleksi busana streetwear melalui penerapan teknik fabric manipulation sebagai elemen utama pembentuk tekstur dan karakter visual busana. Ada empat jenis teknik fabric manipulation yang digunakan yaitu, pintuck, gathering, patchwork, dan eyelet. Metode penciptaan yang digunakan meliputi tahap eksplorasi, perancangan, dan perwujudan karya. Proses eksplorasi dilakukan melalui observasi, studi pustaka, serta analisis tren dan referensi desain yang relevan. Hasil penciptaan berupa koleksi busana streetwear dengan siluet oversize, layering, serta pengolahan tekstur melalui teknik fabric manipulation. Penggunaan warna abu-abu tua, merah, merah tua, dan putih memberikan kesan kuat, berani, dan harmonis. Pada karya ini menggunakan bahan denim, katun Madinah, tenun Silungkang, tenun Lurik Gerimis, dan scuba. Teknik fabric manipulation yang diterapkan berhasil menciptakan tampilan visual yang lebih dinamis serta memperkuat karakter streetwear pada karya yang dihasilkan. Hasil penciptaan karya ini berupa tiga tingkatan busana, yaitu Ready to wear, Ready to wear deluxe, dan Haute couture. Sebagai bentuk capaian akhir karya ini dipagelarkan pada event fashion show Malenggang #4 dengan tema “fashion fusion”, yang diselenggarakan di Gedung galeri Hoeridjah Adam tanggal 02 Juni 2026.
Copyrights © 2026