CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan
Vol. 6 No. 3 (2026)

PEMILIHAN APLIKASI LAYANAN SUBSCRIPTION VIDEO ON DEMAND (SVOD) TERBAIK MENGGUNAKAN METODE AHP-FUZZY INTUISIONISTIK TOPSIS

Bestina Flizta Syarifah (Universitas Negeri Surabaya)
Dwi Nur Yunianti (Universitas Negeri Surabaya)



Article Info

Publish Date
30 Jul 2026

Abstract

Subscription Video on Demand (SVOD) applications are internet-based services that provide various video contents through a subscription system. The large number of available SVOD applications requires users to weigh multiple competing criteria in selecting the most suitable application, calling for a multi-criteria decision-making approach capable of accommodating uncertainty and hesitation in user judgments. This study aims to determine the weight of each criterion and the ranking results of the alternatives using the AHP-Intuitionistic Fuzzy TOPSIS method. The SVOD alternatives evaluated are Netflix, Disney+, Vidio, Viu, and WeTV, assessed against payment method convenience, subscription cost, content variety, additional feature completeness, ease of application use, and video streaming quality. Data were collected through an online questionnaire distributed via JotForm to 100 respondents. The AHP results show the criteria priority order as video streaming quality (0.2193), additional feature completeness (0.1884), subscription cost (0.1692), ease of application use (0.1621), content variety (0.1565), and payment method convenience (0.1045). The Intuitionistic Fuzzy TOPSIS results show that Netflix ranks first with the highest closeness coefficient of 0.5017168, outperforming the other alternatives due to its performance being closest to the ideal solution on the highest-weighted criterion, video streaming quality, followed by Viu, Vidio, WeTV, and Disney+. ABSTRAK Aplikasi layanan Subscription Video on Demand (SVOD) merupakan layanan berbasis internet yang menyediakan berbagai konten video melalui sistem berlangganan. Banyaknya pilihan aplikasi layanan SVOD menyebabkan pengguna perlu mempertimbangkan berbagai kriteria yang saling bersaing dalam menentukan aplikasi terbaik, sehingga diperlukan pendekatan pengambilan keputusan multikriteria yang mampu mengakomodasi ketidakpastian dan keraguan penilaian pengguna. Penelitian ini bertujuan mengetahui bobot setiap kriteria serta hasil pemeringkatan alternatif menggunakan metode AHP-Fuzzy intuisionistik TOPSIS. Alternatif aplikasi layanan SVOD yang digunakan yaitu Netflix, Disney+, Vidio, Viu, dan WeTV, dengan kriteria meliputi kemudahan metode pembayaran, biaya berlangganan, variasi pilihan konten, kelengkapan fitur tambahan, kemudahan penggunaan aplikasi, dan kualitas pemutaran video. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring menggunakan JotForm terhadap 100 responden. Hasil AHP menunjukkan urutan prioritas kriteria adalah kualitas pemutaran video (0,2193), kelengkapan fitur tambahan (0,1884), biaya berlangganan (0,1692), kemudahan penggunaan aplikasi (0,1621), variasi pilihan konten (0,1565), dan kemudahan metode pembayaran (0,1045). Hasil Fuzzy Intuisionistik TOPSIS menunjukkan Netflix menempati peringkat pertama dengan koefisien kedekatan relatif tertinggi sebesar 0,5017168, unggul karena performanya paling mendekati solusi ideal pada kriteria berbobot terbesar, yaitu kualitas pemutaran video, diikuti oleh Viu, Vidio, WeTV, dan Disney+.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

cendekia

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu ...