Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan coding dan artificial intelligence sebagai matapelajaran pilihan di kurikulum 2025/2026 mencakup berpikir komputasi, literasi digital, pemrograman, dan etika kecerdasan artificial. Pada pelaksanaan pelatihan coding dan kecerdasan buatan, negara berperan menyiapkan 59.546 guru dari seluruh Indonesia guna mempercepat transformasi digitalisasi pendidikan. Namun, upaya negara dalam memberikan pelatihan coding dan kecerdasan artificial tentunya tidak cukup jika sekolah tinggi dan universitas tidak turut memberikan kontribusi nyata untuk membantu pemerintah. Oleh karena itu, tujuan Pengabdian masyarakat ini yaitu melakukan pelatihan pemrograman dasar menggunakan bahasa python untuk siswa SMA 1 Watubangga. Metode pengabdian masyarakat ini dimulai dari identifikasi masalah, persiapan pelaksanaan kegiatan, pelaksanaan kegiatan (ceramah dan tanya jawab) serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan ini berupa pemahanan terkait bahasa python, sejarah, kegunaan python dalam dunia nyata, penggunaanaan hahasa pyhon dalam kehidupan sehari-hari, struktur dasar Bahasa python (statement, tipe data, variabel, operator dan perintah input/output serta membuat program operasi aritmatika sederhana dengan bahasa python. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan membantu siswa SMA 1 Watubangga dalam mengasah kemampuan logika, berpikir kritis, teliti, bekerja secara terstruktur dan terencana untuk memecahkan masalah guna menjadi pilar penting dalam menghadapi tantangan kompetensi digital dimasa depan.
Copyrights © 2026