Tubuh memiliki respon normal dan spontan untuk menghentikan darah ketika terjadi cedera. Tetapi, apabila tubuh memiliki respon yang berlebih akan mengakibatkan resiko gangguan koagulasi. Proses koagulasi yang dikendalikan dengan baik dapat menurunkan potesi gangguan. Nanas (Ananas comosus (L) Merr) memiliki kemampuan sebagai trombolitik dan antikoagulan karena memiliki enzim bromelin. Penelitian ini merupakan true eksperimental dengan pengujian konsentrasi enzim bromelin batang nanas yaitu 20, 40, 80, dan 100 μL untuk uji aktivitas trombolitik serta konsentrasi 40, 80, 160 dan 200 μL untuk uji antikoagulan pada darah manusia. Uji aktivitas trombolitik menggunakan metode % Clot Lysis untuk melihat darah yang lisis setelah perlakuan. Uji antikoagulan menggunakan metode Lee White untuk melihat Clotting Time yang diikuti metode eustrek untuk visualisasi darah dalam skala mikroskop. Analisis data menggunakan One-Way ANOVA dengan SPSS 16.0 dan taraf signifikansi 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa enzim bromelin hasil presipitasi menggunakan ammonium sulfat 60% dari batang nanas memiliki kadar protein sebesar 9,093 μg/ml dan aktivitas enzimnya sebesar 0,581 U/ml. Enzim bromelin batang nanas memiliki aktivitas trombolitik (p<0,05) dengan konsentrasi enzim bromelin sebanyak 100 μl (P4) memberikan pengaruh paling tinggi terhadap aktivitas trombolitik. Enzim bromelin batang nanas memiliki aktivitas antikoagulan (p<0,05) dengan konsentrasi enzim bromelin sebanyak 160 μl (P3) dan 200 μl (P4) memberikan pengaruh paling tinggi terhadap aktivitas koagulan.
Copyrights © 2026