MARAS : Jurnal Penelitian Multidisplin
Vol. 4 No. 3 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2026

Dampak Depresiasi Nilai Tukar Rupiah terhadap Supply, Demand dan Price: Perspektif Keuangan Manajerial

Tony Teguh Ardijanto (Program Studi Magister Manajemen, Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma)
Dewi Puspaningtyas Faeni (Program Studi Magister Manajemen, Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma)
Erfin Amiruddin (Program Studi Magister Manajemen, Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma)



Article Info

Publish Date
12 Jul 2026

Abstract

Depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat merupakan salah satu fenomena makroekonomi yang memiliki implikasi luas terhadap aktivitas ekonomi, khususnya pada aspek penawaran (supply), permintaan (demand), pembentukan harga (price), serta pengambilan keputusan dalam keuangan manajerial perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dinamika supply, demand, dan price, serta mengkaji implikasinya terhadap strategi keuangan manajerial perusahaan berdasarkan sintesis hasil penelitian terdahulu. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Proses penelusuran literatur dilakukan pada berbagai basis data ilmiah, meliputi Scopus, ScienceDirect, Wiley Online Library, SpringerLink, Emerald Insight, Taylor & Francis Online, dan Google Scholar. Berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, diperoleh sepuluh artikel ilmiah yang memenuhi persyaratan untuk dianalisis menggunakan pendekatan thematic synthesis. Hasil sintesis menunjukkan bahwa depresiasi nilai tukar secara konsisten meningkatkan biaya impor bahan baku, menekan kapasitas penawaran pada sektor yang bergantung pada komponen impor, serta mendorong kenaikan harga domestik melalui mekanisme exchange rate pass-through. Di sisi permintaan, pelemahan nilai tukar cenderung menurunkan daya beli masyarakat akibat meningkatnya inflasi, meskipun pada sektor berorientasi ekspor dapat meningkatkan daya saing produk di pasar internasional. Dari perspektif keuangan manajerial, depresiasi nilai tukar meningkatkan risiko valuta asing, kebutuhan modal kerja, tekanan terhadap arus kas, serta beban kewajiban dalam mata uang asing. Oleh karena itu, perusahaan perlu menerapkan strategi manajemen risiko yang adaptif melalui lindung nilai (hedging), optimalisasi struktur modal, diversifikasi mata uang transaksi, serta perencanaan keuangan berbasis analisis skenario guna meningkatkan ketahanan terhadap volatilitas nilai tukar.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

maras

Publisher

Subject

Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Education Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health

Description

MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin is a peer-review journal that could be access to the public, published by Lumbung Pare Cendekia. This journal is published four issue a year, every month with online version of E-ISSN: 2987-811X. MARAS provides a platform for researchers, academics, ...