Bahan ajar dalam Kurikulum Merdeka diarahkan untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21, khususnya berpikir kritis dan komunikasi. Hal ini mendasari analisis kebutuhan pengembangan Lembar Kerja Murid (LKM) Socio-Scientific Issues (SSI) Jamur berbasis Problem-Based Learning (PBL) pada Fase E. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan subjek dua guru Biologi dan 102 murid kelas X SMA Negeri 17 Palembang yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket dan dianalisis menggunakan persentase. Hasil menunjukkan: (1) dibutuhkannya LKM kontekstual untuk mengatasi keterbatasan bahan ajar konvensional; (2) model PBL diinginkan karena aktif melibatkan murid memecahkan dilema kasus nyata; serta (3) perlunya integrasi konteks SSI untuk memicu kemampuan berpikir kritis dan komunikasi. Temuan ini memvalidasi bahwa LKM SSI Jamur berbasis PBL merupakan solusi tepat yang dibutuhkan dalam pembelajaran Biologi. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat merealisasikan pengembangan LKM tersebut, diikuti dengan uji validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya.
Copyrights © 2026