Investasi di kalangan mahasiswa semakin menjadi perhatian seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya pengelolaan keuangan sejak dini. Meskipun demikian, banyak mahasiswa masih menghadapi kesulitan dalam mengambil keputusan investasi karena dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik yang berasal dari kemampuan individu maupun lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh financial literacy, platform digital, self-efficacy, dan peer-influence terhadap keputusan investasi mahasiswa, dengan minat investasi sebagai variabel mediasi. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif digunakan melalui teknik analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Responden dalam penelitian adalah 100 mahasiswa manajemen Universitas Bandar Lampung yang berpengalaman dalam investasi dan sesuai dengan karakteristik yang diperlukan dalam penelitian. Hasil analisis menunjukkan financial literacy dan self-efficacy berpengaruh signifikan terhadap minat investasi, sedangkan platform digital dan pengaruh peer-influence tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Selanjutnya, minat investasi secara signifikan memediasi hubungan antara literasi keuangan dan self-efficacy terhadap keputusan investasi, menunjukkan peran mediasi penuh. Hasil ini mengindikasikan bahwa membangun pengetahuan keuangan dan kepercayaan diri mahasiswa merupakan langkah strategis dalam mendorong pengambilan keputusan investasi yang rasional dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks keberlanjutan ekonomi, temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan strategi pendidikan keuangan dan integrasi teknologi dalam investasi yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Keputusan investasi yang tepat dari generasi muda akan mendukung fondasi ekonomi mikro yang sehat, sekaligus memperkuat stabilitas ekonomi nasional secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026