Penelitian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru PJOK di SD se-Kecamatan Ngamprah terkait isu tersebut. Melalui metode workshop partisipatif, 12 guru PJOK dilibatkan sebagai sampel menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner pre-test dan post-test, yang dianalisis dengan statistik deskriptif dan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan guru tentang stunting, dari kategori kurang (58,3%) menjadi baik (83,3%). Selain itu, pemahaman mengenai peran guru sebagai agen promosi kesehatan meningkat pesat dari 54,2% menjadi 87,5%. Kesimpulannya, workshop ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas guru PJOK sebagai agen promosi kesehatan yang kompeten untuk mendukung pencegahan stunting dan perilaku kesehatan diri siswa secara optimal.
Copyrights © 2026