Muhamad Yusuf Nursyamsi
sekolah tinggi keguruan dan ilmu pendidikan pasundan

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Workshop Dan Pendampingan Pembuatan Video Pembelajaran Penjas Berbasis Smartphone Bagi Guru Pjok Sekolah Menengah Di Kota Cimahi muchamad ishak; Muhamad Yusuf Nursyamsi; sony Hasmarita
aksararaga Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Aksara Raga
Publisher : STKIP Pasundan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/aksararaga.v8i1.153

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru PJOK di Kota Cimahi dalam memproduksi video pembelajaran berbasis smartphone. Di era digital, integrasi teknologi dalam pendidikan jasmani menjadi tuntutan krusial untuk memvisualisasikan gerak secara efektif. Metode pengabdian menggunakan pendekatan pelatihan (workshop) dan pendampingan intensif. Populasi mencakup seluruh guru PJOK Sekolah Menengah di lokasi mitra, dengan sampel 30 guru yang ditentukan melalui teknik total sampling. Instrumen menggunakan angket kompetensi produksi video dengan skala Likert 1-5. Analisis data dilakukan secara deskriptif persentase. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan: pada tahap pre-test, 63,3% guru berada pada kategori kurang kompeten. Namun, pasca-pendampingan (post-test), terjadi pergeseran drastis di mana 73,3% guru mencapai kategori sangat kompeten. Rata-rata skor kompetensi meningkat dari 52,4 menjadi 87,6. Disimpulkan bahwa pelatihan teknis berbasis mobile learning efektif meningkatkan kapabilitas pedagogis dan teknologis guru dalam menciptakan konten pembelajaran mandiri.
Workshop Penguatan Peran Guru PJOK Sebagai Agen Promosi Kesehatan: Fokus Pada Isu Stunting Dan Kesehatan Diri Di SD Se-Kecamatan Ngamprah Muhamad Yusuf Nursyamsi; Muchamad Ishak; Sandi Dwi Triono; Diky Hadyansah
aksararaga Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Aksara Raga
Publisher : STKIP Pasundan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/aksararaga.v8i1.155

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru PJOK di SD se-Kecamatan Ngamprah terkait isu tersebut. Melalui metode workshop partisipatif, 12 guru PJOK dilibatkan sebagai sampel menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner pre-test dan post-test, yang dianalisis dengan statistik deskriptif dan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan guru tentang stunting, dari kategori kurang (58,3%) menjadi baik (83,3%). Selain itu, pemahaman mengenai peran guru sebagai agen promosi kesehatan meningkat pesat dari 54,2% menjadi 87,5%. Kesimpulannya, workshop ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas guru PJOK sebagai agen promosi kesehatan yang kompeten untuk mendukung pencegahan stunting dan perilaku kesehatan diri siswa secara optimal.
Sosialisasi Penerapan Model RACE Direction dalam Pelatihan Pelatih Kids Athletics di Kota Cimahi Bekerja Sama dengan Family Athletic Club Sandi Dwi Triono; sutiswo; Sony Hasmarita; Muhamad Yusuf Nursyamsi; Ricky Ferrari Valentino; Elzas Nurajab
aksararaga Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Aksara Raga
Publisher : STKIP Pasundan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/aksararaga.v8i1.167

Abstract

Perkembangan olahraga atletik usia dini memerlukan dukungan pelatih yang memiliki kompetensi dalam merancang pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah Model RACE Direction yang menekankan tahapan Readiness, Acquisition, Consolidation, dan Execution dalam proses pembelajaran keterampilan gerak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelatih Kids Athletics melalui pelatihan berbasis praktik yang dilaksanakan bekerja sama dengan Family Athletic Club Kota Cimahi. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, penyusunan materi pelatihan, penyampaian materi, demonstrasi, simulasi, praktik lapangan, diskusi, dan evaluasi terhadap 30 peserta yang terdiri atas pelatih, guru PJOK, dan orang tua atlet. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep dasar Model RACE Direction serta mengimplementasikannya dalam penyusunan latihan Kids Athletics, dengan tingkat kepuasan peserta yang tinggi terhadap materi, narasumber, dan sesi praktik lapangan. Kegiatan ini memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas olahraga dalam meningkatkan kualitas pembinaan atlet usia dini secara berkelanjutan
The Hybrid Gamification-Tpack (Technological Pedagogical Content Knowledge) Approach in Improving 4Cs Skills and Physical Literacy of Junior High School Students in Athletic Learning Muchamad Ishak; Sony Hasmarita; Muhamad Yusuf Nursyamsi; Gugun Gunawan; Ricky Ferrari Valentino; Yopi Meirizal; Papat Yunisal
Journal of Physical and Outdoor Education Vol. 7 No. 3 (2025): Journal of Physical and Outdoor Education
Publisher : STKIP Pasundan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/jpoe.v7i3.413

Abstract

This study aims to analyze the effect of the Hybrid Gamification-TPACK approach on improving 4Cs Skills (Communication, Collaboration, Critical Thinking, Creativity) and Physical Literacy of 8th-grade students in athletic learning. Methods: This study used a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group design. The research population was all 8th-grade students of SMPN 1 Cikao, Garut Regency, totaling 48 students who were sampled using total sampling technique. The sample was divided into experimental group (n=24) receiving Hybrid Gamification-TPACK learning and control group (n=24) receiving conventional learning. The intervention duration was 10 weeks with a frequency of 2 meetings per week. Research instruments used 4Cs Skills Assessment Rubric and Physical Literacy Assessment for Youth (PLAY) Tools. Data analysis used Independent Sample t-test and Paired Sample t-test with significance level α=0.05. Results: Results showed significant improvements in the experimental group for 4Cs Skills (pretest: M=64.25, SD=8.67; posttest: M=85.17, SD=6.42; p<0.001) and Physical Literacy (pretest: M=68.50, SD=9.23; posttest: M=87.33, SD=7.15; p<0.001). The control group also experienced improvements but not as significant as the experimental group. There were significant differences between experimental and control groups on posttest 4Cs Skills (p<0.001; Cohen's d=2.89) and Physical Literacy (p<0.001; Cohen's d=2.42). Conclusion: The Hybrid Gamification-TPACK approach proved effective in improving 4Cs Skills and Physical Literacy of junior high school students in athletic learning and can be an innovative alternative in 21st-century Physical Education learning