Kegiatan magang ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami tahapan perbanyakan tanaman pisang barangan (Musa acuminata Colla) melalui metode kultur jaringan serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya. Kegiatan dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan UPTD Benih Induk Hortikultura Gedung Johor, Medan, Sumatera Utara, pada tanggal 12 Januari hingga 12 Februari 2026. Metode yang digunakan adalah observasi langsung dan praktik laboratorium secara deskriptif kualitatif.Tahapan yang dilakukan meliputi persiapan dan sterilisasi eksplan, pembuatan media Murashige and Skoog Agar (MSA), inisiasi eksplan, sub kultur, dan aklimatisasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keberhasilan kultur jaringan sangat dipengaruhi oleh kualitas eksplan, kondisi aseptik, komposisi media, serta pengelolaan lingkungan selama proses kultur. Tahap sub kultur mampu meningkatkan jumlah plantlet secara signifikan, sedangkan tahap aklimatisasi menjadi fase kritis dalam penyesuaian tanaman dari kondisi in vitro ke lingkungan luar.Faktor penghambat yang ditemukan meliputi kontaminasi mikroorganisme, pencoklatan jaringan akibat oksidasi fenolik, serta stres lingkungan pada tahap aklimatisasi. Secara keseluruhan, metode kultur jaringan terbukti efektif dalam menghasilkan bibit pisang barangan yang seragam, berkualitas, dan bebas penyakit. Kegiatan magang ini juga memberikan peningkatan keterampilan teknis dan pemahaman ilmiah mahasiswa dalam bidang perbanyakan tanaman hortikultura.
Copyrights © 2026