Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Digital Parenting Self-Efficacy (DPSE) dan Parent-Child Relationship (PCR) dengan Digital Parenting Awareness (DPA) pada orang tua milenial di Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan berjumlah 204 orang tua milenial (kelahiran 1981-1996) yang memiliki anak berusia 6-12 tahun dan berdomisili di Surabaya, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring berupa skala DPSE, PCR, dan Digital Parenting Awareness Scale (DPAS) yang dikembangkan oleh Manap & Durmuş (2020), kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DPSE dan PCR secara bersama-sama memiliki hubungan yang signifikan dengan DPA. Secara parsial, DPSE menunjukkan hubungan positif dan signifikan dengan DPA, sedangkan PCR tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan DPA. Temuan ini mengindikasikan bahwa keyakinan diri orang tua dalam melakukan pengasuhan digital merupakan faktor yang lebih dominan dibandingkan kualitas hubungan orang tua-anak dalam membentuk kesadaran pengasuhan digital pada orang tua milenial.
Copyrights © 2026