Karimah Tauhid
Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid

Pengelolaan Kesepakatan Kelas pada Siswa Sekolah Dasar (Perencanaan, Pelakasanaan dan Evaluasi)

Nuraini Cantik Rizki Pramono (Universitas Djuanda)
Siti Fitriani (Universitas Djuanda)
Lyra Virna (Universitas Djuanda)
Rusi Rusmiati Aliyyah (Universitas Djuanda)



Article Info

Publish Date
17 Apr 2026

Abstract

Pengambilan keputusan di kelas telah diketahui berperan penting dalam menciptakan pembelajaran yang aman, teratur, dan mendukung perkembangan sosial-emosional peserta didik. Namun, praktik ini masih sering belum berlangsung secara partisipatif dan berkesinambungan, sehingga belum sepenuhnya dipahami bagaimana pendidik dan peserta didik terlibat dalam proses menetapkan serta mengevaluasi kesepakatan kelas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan tersebut dengan mengeksplorasi persepsi pendidik sekolah dasar mengenai: (1) proses pengambilan keputusan antara guru dan peserta didik, (2) dasar pertimbangan guru dalam menentukan aturan dan tanggung jawab kelas, (3) bentuk partisipasi siswa dalam pelaksanaan kesepakatan kelas, serta (4) mekanisme evaluasi guru terhadap keputusan yang telah diterapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuasi-kualitatif dengan desain Simple Research Design (SRD), yang memungkinkan pemahaman fenomena berdasarkan kondisi nyata melalui analisis reflektif dan penghubungan temuan dengan teori. Data dikumpulkan melalui kuesioner berisi pertanyaan terbuka yang dirancang untuk menggali jawaban secara mendalam, sehingga berfungsi sebagai bentuk wawancara tertulis dengan guru sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan keterhubungan erat antara keempat tema utama tersebut dalam membentuk pola pengambilan keputusan yang efektif. Guru melibatkan peserta didik dalam perumusan aturan, mempertimbangkan kebutuhan belajar, perkembangan siswa, dinamika kelas, dan nilai sekolah dalam membuat keputusan. Siswa berpartisipasi melalui penyampaian pendapat, refleksi, penegakan aturan, serta pemberian umpan balik. Pada tahap evaluasi, guru meninjau ulang aturan, mendiskusikan kembali kesepakatan, menerapkan strategi monitoring seperti penguatan atau sistem poin, serta melakukan refleksi berkala untuk menilai relevansi dan dampak aturan terhadap perilaku dan iklim kelas. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pengambilan keputusan yang kolaboratif dan dievaluasi secara berkelanjutan mampu membentuk lingkungan belajar yang demokratis, partisipatif, dan bermakna. Proses ini tidak hanya menetapkan aturan, tetapi juga menumbuhkan nilai tanggung jawab, keterlibatan aktif, musyawarah, serta budaya positif dalam kehidupan kelas.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

karimahtauhid

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Education Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Neuroscience Social Sciences

Description

Karya Ilmiah yang diterbitkan merupakan hasil penelitian maupun pengabdian yang mencakup semua bidang ilmu baik dalam bidang sosial maupun ...