This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Integrasi Grammar -Translation Method dengan Aplikasi Duolingo sebagai Media Pendukung Pembelajaran Kosa Kata dan Tata Bahasa Nuraini Cantik Rizki Pramono; Ratna Catur Maharani; Mega Febriani Sya
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 6 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i6.24652

Abstract

Pembelajaran bahasa Inggris memerlukan metode yang efektif untuk membantu peserta didik memahami kosa kata dan tata bahasa secara sistematis. Salah satu metode yang sering digunakan adalah grammar translation method, yang dapat memahami aturan tata bahasa   dan kegiatan penerjemahan. Namun, metode ini memiliki keterbatasan karena kurang memberikan kesepmatan bagi peserta didik untuk berlatih bahasa secara aktif. Seiring dengan perkembangan teknologi digital, aplikasi pembelajaran bahasa seperti duolingo dapat memanfaatkan sebagai upaya mendukung proses pembelajaran. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif melalui kajian literatur untuk menganalisis konsep Grammar Translation Method serta mengeksplorasi kemungkinan integrasinya dengan penggunaan aplikasi Duolingo dalam pembelajaran bahasa Inggris. Data penelitian didapatkan dari bermacam-macam sumber akademik seperti buku, jurnal ilmiah, dan artikel penelitian yang berkaitan dengan metode pengajaran bahasa dan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi karakteristik utama Grammar Translation Method berdasarkan teori yang dikemukakan dalam buku Techniques and Principles in Language Teaching, kemudian membandingkannya dengan fitur-fitur pembelajaran yang terdapat dalam aplikasi Duolingo. Oleh karena itu, integrasi antara metode tersebut dan aplikasi pembelajaran digital dapat mendorong peningkatan belajar peserta didik dan dapat berlatih bahasa secara mandiri.
Pemanfaatan Teknologi AI dalam Modul Ajar Matematika: Meningkatkan Pemahaman Konsep Perkalian Bilangan Cacah di Kelas IV SD Nuraini Cantik Rizki Pramono; Intanrainy Mardiana Azhari; Rizka Ananda Rahmadietha
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.20750

Abstract

Penguasaan konsep perkalian bilangan cacah menjadi tantangan utama dalam pembelajaran Matematika di kelas IV SD, terutama karena lemahnya pemahaman dasar dan kurangnya metode visual-interaktif yang digunakan. Makalah ini bertujuan untuk menganalisis integrasi teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam modul ajar Matematika guna meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap konsep perkalian. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi terhadap satu modul ajar yang dikembangkan menggunakan aplikasi Math Game, platform Quizizz, serta media video edukatif dari YouTube. Temuan menunjukkan bahwa pemanfaatan AI dalam modul ini tidak hanya memungkinkan penyajian materi yang lebih personal dan adaptif, tetapi juga meningkatkan motivasi peserta didik melalui gamifikasi, serta mendukung model pembelajaran aktif dan problem-based learning. Kelebihan teknologi AI terletak pada kemampuannya menyesuaikan kesulitan soal dengan kemampuan peserta didik dan memberikan umpan balik instan. Namun demikian, keterbatasan perangkat, konektivitas, serta risiko menurunnya interaksi sosial menjadi perhatian utama. Implikasi dari studi ini menunjukkan bahwa pengembangan modul ajar berbasis AI memiliki potensi besar dalam menjembatani kesenjangan antara konsep abstrak dan pemahaman konkret peserta didik sekolah dasar. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi efektivitas implementasi langsung dalam kelas serta pengaruhnya terhadap hasil belajar secara kuantitatif.
Analisis Modul Ajar Matematika Fase B Menggunakan Artificial Intellegence (AI) Animal Rescue Intan Rainy Mardiana Azhari; Rizka Ananda Rahmadietha; Nuraini Cantik Rizki Pramono
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.20962

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar kerap dianggap sulit dan membosankan oleh siswa, terutama saat mempelajari konsep dasar seperti perkalian bilangan cacah yang bersifat abstrak dan membutuhkan pemahaman logis. Namun, masih terbatas kajian yang secara spesifik menganalisis kualitas modul ajar matematika yang mengintegrasikan struktur pembelajaran, strategi aktif, dan pemanfaatan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur dan komponen pembelajaran dalam modul ajar “Perkalian Bilangan Cacah Sampai 100” kelas IV SD, mengkaji strategi pembelajaran yang digunakan, serta mengulas peran media berbasis AI dalam mendukung pemahaman konsep matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi terhadap satu dokumen modul ajar. Data diperoleh melalui telaah dokumen, dan dianalisis melalui tiga tahap: identifikasi, penelaahan, dan interpretasi. Instrumen penelitian berupa lembar analisis isi yang difokuskan pada tiga aspek utama: struktur modul ajar, strategi pembelajaran, dan pemanfaatan media berbasis AI, khususnya permainan edukatif Math Games: Animal Rescue. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar disusun secara sistematis dengan komponen lengkap, termasuk tujuan pembelajaran bertahap, kegiatan pembelajaran berbasis pengalaman konkret, asesmen formatif dan sumatif, serta pengayaan dan remedial. Strategi Discovery Learning dan Cooperative Learning yang digunakan terbukti relevan dengan karakteristik siswa sekolah dasar, karena mendorong eksplorasi, diskusi kelompok, dan refleksi mandiri. Di sisi lain, pemanfaatan media berbasis AI seperti Animal Rescue memberikan kontribusi positif dalam menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan, interaktif, dan sesuai dengan gaya belajar visual dan kinestetik siswa. Media ini membantu meningkatkan motivasi, partisipasi, serta pemahaman siswa terhadap konsep perkalian. Selain itu, penggunaan aplikasi digital lain seperti Quizizz dan Canva turut memperkaya variasi aktivitas belajar yang adaptif terhadap kebutuhan siswa abad ke-21. Keterbatasan dari penelitian ini terletak pada ruang lingkup yang hanya mencakup analisis dokumen tanpa uji coba implementasi langsung di kelas, sehingga efektivitas nyata modul dalam praktik pembelajaran belum dapat dipastikan secara menyeluruh. Untuk itu, penelitian lanjutan disarankan agar melibatkan observasi kelas dan pengukuran dampak terhadap hasil belajar siswa. Kesimpulannya, modul ajar ini menunjukkan potensi yang besar sebagai perangkat pembelajaran matematika yang tidak hanya sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan dan karakteristik peserta didik melalui integrasi media digital berbasis AI.
Analisis Isi Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas II SD Berbasis Wordwall pada Materi Kosa Kata Tema Family Mega Febriani Sya; Rizka Ananda Rahmadietha; Intan Rainy Mardiana Azhari; Nuraini Cantik Rizki Pramono
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.21167

Abstract

Penguasaan kosa kata merupakan bagian fondasi penting dalam pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar. Namun, proses pembelajaran kosa kata masih sering dilakukan secara pasif dan monoton, tanpa melibatkan media yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan dan tahap perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis isi modul ajar Bahasa Inggris kelas II SD yang disusun oleh mahasiswa PGSD, dengan fokus pada integrasi media pembelajaran interaktif berbasis AI, yaitu Wordwall, dalam mendukung penguasaan kosa kata bertema “family”. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitati dengan analisis isi sebagai metodenya. Data diperoleh melalui pembacaan mendalam terhadap dokumen modul, kemudian dianalisis berdasarkan empat komponen utama pembelajaran, yaitu tujuan, kegiatan inti, media yang digunakan, dan bentuk evaluasi. Analisis juga menyoroti bagaimana Wordwall diterapkan dalam kegiatan inti pembelajaran serta potensi kontribusinya terhadap keterlibatan siswa dan pemahaman kosakata. Hasil analisis menunjukkan bahwa modul dirancang secara sistematis dan kontekstual. Tujuan pembelajaran mencakup aspek kognitif dari tingkat dasar hingga analisis. Kegiatan inti melibatkan aktivitas variatif seperti pengenalan kosakata, latihan interaktif melalui Quizizz, dan permainan Wordwall. Wordwall digunakan dalam bentuk game matching yang mengaitkan kata dengan gambar anggota keluarga, sehingga menciptakan pengalaman belajar yang aktif, menyenangkan, dan bermakna. Media ini tidak hanya berperan sebagai alat bantu visual, tetapi juga mencerminkan penggunaan teknologi pembelajaran berbasis AI yang responsif dan adaptif. Evaluasi dalam modul dilakukan secara menyeluruh, termasuk asesmen individu, refleksi, dan rubrik penilaian yang jelas. Modul ini menunjukkan bahwa pendekatan sederhana, jika dirancang secara tepat, mampu menciptakan pembelajaran kosa kata yang efektif. Namun, penelitian ini memiliki batasan karena hanya menganalisis satu dokumen modul tanpa uji implementasi langsung di lapangan. Oleh karena itu, hasil penelitian ini belum dapat diterapkan secara umum. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji efektivitas modul di kelas nyata serta membandingkan penggunaan Wordwall dengan media digital lainnya. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya kesiapan calon guru dalam merancang pembelajaran berbasis teknologi yang kontekstual dan berorientasi pada kebutuhan siswa abad ke-21.
Pengelolaan Kesepakatan Kelas pada Siswa Sekolah Dasar (Perencanaan, Pelakasanaan dan Evaluasi) Nuraini Cantik Rizki Pramono; Siti Fitriani; Lyra Virna; Rusi Rusmiati Aliyyah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23434

Abstract

Pengambilan keputusan di kelas telah diketahui berperan penting dalam menciptakan pembelajaran yang aman, teratur, dan mendukung perkembangan sosial-emosional peserta didik. Namun, praktik ini masih sering belum berlangsung secara partisipatif dan berkesinambungan, sehingga belum sepenuhnya dipahami bagaimana pendidik dan peserta didik terlibat dalam proses menetapkan serta mengevaluasi kesepakatan kelas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan tersebut dengan mengeksplorasi persepsi pendidik sekolah dasar mengenai: (1) proses pengambilan keputusan antara guru dan peserta didik, (2) dasar pertimbangan guru dalam menentukan aturan dan tanggung jawab kelas, (3) bentuk partisipasi siswa dalam pelaksanaan kesepakatan kelas, serta (4) mekanisme evaluasi guru terhadap keputusan yang telah diterapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuasi-kualitatif dengan desain Simple Research Design (SRD), yang memungkinkan pemahaman fenomena berdasarkan kondisi nyata melalui analisis reflektif dan penghubungan temuan dengan teori. Data dikumpulkan melalui kuesioner berisi pertanyaan terbuka yang dirancang untuk menggali jawaban secara mendalam, sehingga berfungsi sebagai bentuk wawancara tertulis dengan guru sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan keterhubungan erat antara keempat tema utama tersebut dalam membentuk pola pengambilan keputusan yang efektif. Guru melibatkan peserta didik dalam perumusan aturan, mempertimbangkan kebutuhan belajar, perkembangan siswa, dinamika kelas, dan nilai sekolah dalam membuat keputusan. Siswa berpartisipasi melalui penyampaian pendapat, refleksi, penegakan aturan, serta pemberian umpan balik. Pada tahap evaluasi, guru meninjau ulang aturan, mendiskusikan kembali kesepakatan, menerapkan strategi monitoring seperti penguatan atau sistem poin, serta melakukan refleksi berkala untuk menilai relevansi dan dampak aturan terhadap perilaku dan iklim kelas. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pengambilan keputusan yang kolaboratif dan dievaluasi secara berkelanjutan mampu membentuk lingkungan belajar yang demokratis, partisipatif, dan bermakna. Proses ini tidak hanya menetapkan aturan, tetapi juga menumbuhkan nilai tanggung jawab, keterlibatan aktif, musyawarah, serta budaya positif dalam kehidupan kelas.