Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) menuntut dunia pendidikan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan abad ke-21, khususnya dalam penguatan literasi digital peserta didik. Literasi digital tidak hanya mencakup kemampuan menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, etika, dan tanggung jawab dalam memanfaatkan informasi digital. Pembelajaran TIK di MTs.S Nurul Amaliyah telah memanfaatkan teknologi digital, namun dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa permasalahan, seperti keterbatasan sarana dan prasarana, kompetensi digital guru yang belum optimal, serta kemampuan peserta didik yang masih terbatas dalam mengevaluasi dan memanfaatkan informasi digital secara bijak. Jika kondisi ini tidak dikembangkan, peserta didik berpotensi mengalami penyalahgunaan teknologi dan rendahnya kesiapan menghadapi tantangan era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran TIK dalam meningkatkan literasi digital peserta didik kelas VII di MTs.S Nurul Amaliyah, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta menganalisis solusi yang diterapkan. Solusi yang dilakukan meliputi penerapan model pembelajaran berbasis teknologi, peningkatan peran guru sebagai fasilitator, serta penanaman etika dan tanggung jawab digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran TIK mampu meningkatkan literasi digital peserta didik secara positif.
Copyrights © 2026