Kelompok Wanita Tani memberikan ruang bagi perempuan desa terutama ibu rumah tangga untuk meningkatkan produktivitas ekonomi melalui kegiatan pertanian, maupun pengolahan hasil tani, sehingga keluarga memperoleh tambahan pendapatan dan ketahanan pangan. Di Desa Ellak Daya, terdapat KWT Melati Putih yang memilki usaha produksi keripuk berbahan dasar kelor, namun produksi tersebut tidak secara konsisten dilakukan karena terkendala dalam beberapa hal seperti kurangnya koordinasi antar anggota kelompok serta manajmen produksi yang bergantung pada pemasaran yang sifatnya tradisional. Sehingga tujuan dari pengabdian ini adalah untuk melakukan pemberdayaan terhadap KWT Melati Putih agar bisa memanfaatkan potensi kelompok yang nantinya akan mampu meningkatkan kapasitas produksi produk mereka dan mampu menciptakan kemandirian ekonomi. Selain aspek ekonomi, keikutsertaan dalam KWT juga memperkuat jaringan sosial, membangun solidaritas, kepercayaan diri, dan partisipasi perempuan dalam keputusan rumah tangga maupun komunitas sehingga peran perempuan dalam kehidupan sosial dan ekonomi menjadi lebih nyata. Metode pengabdian menggunakan metode pemberdayaan dengan menggabungkan dua pendekatan yaitu pendekatan partisipatif dan pendekatan berbasis kekuatan (strength-based) berfokus pada potensi dan kekuatan yang dimiliki individu atau komunitas.
Copyrights © 2026