cover
Contact Name
Anis Kurli
Contact Email
aniskurli@wiraraja.ac.id
Phone
+6282330605006
Journal Mail Official
aniskurli@wiraraja.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Sumenep-Pamekasan KM. 05 Patean, Patean, Batuan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur 69451, Indonesia
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
Abhakte
ISSN : "."     EISSN : 29862590     DOI : https://doi.org/10.24929/abhakte.v3i2
Abhakte sebagai Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu Mei dan November. Abhakte, Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat adalah Jurnal kajian pemberdayaan yang memuat persoalan atau isu-isu Ilmu Sosial, Ilmu Budaya, dan isu-isu umum lainnya seperti Pelayanan Publik, Kebijakan Publik, Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual. Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan artikel dan catatan penelitian singkat khususnya di bidang pengetahuan yang berkaitan dengan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat.
Articles 48 Documents
Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Serta Kesadaran Protokol Kesehatandi SDIT Al Wathoniyah Sumenep Rilia Aisyah Haris; Wilda Rasaili
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v1i1.2419

Abstract

Abstrak Selama masa pandemi COVID 19, penerapan pola hidup bersih dan sehat sangat dianjurkan untuk mampu menghindari infeksi virus tersebut dengan membudayakan hidup bersih dan sehat. Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat telah menjadi salah satu alasan penting dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Terlebih lagi pada anak-anak usia sekolah dasar yang berusia 7-12 tahun yang masih sangat rentan untuk terinfeksi virus COVID 19. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan kesadaran masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dan protokol kesehatan. Metode pelaksanaan menggunakan beberapa metode yaitu pemberian edukasi dan sosialisasi, komunikasi interaktif, serta simulasi.Rendahnya kesadaran masyarakat dan kurangnya disiplin untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta kesadaran protokol kesehatan dapat teratasi jika semua pihak ikut andil dan berperan menggencarkan gerakan ini di setiap lingkungan rumah, sekolah, perkantoran maupun lingkungan sekitar. Oleh karena itu suksesnya gerakan ini membutuhkan partisipasi dan dukungan dari semua pihak lapisan masyarakat.
Workshop Perancangan Implementasi Kurikulum Merdeka dan Pengembangan Media Pembelajaran Membuat Video Pembelajaran Berbentuk Animasi Whiteboard Ahmed David Anugerah; M. Harun Rasyid; Rachmad Rizal
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v1i1.2420

Abstract

Abstrak Era globalisasi erat kaitannya dengan perkembangan teknologi informasi yang tumbuh sangat pesat. Teknologi menjadi pilihan manusia sebagai alat yang dapat membantu dalam melakukan sebuah pekerjaan, seperti mengerjakan pekerjaan pribadi, kantor hingga sekolah. Untuk meningkatkaan kualitas dalam belajar-mengajar guru dalam memberikan pembelajaran tentu menggunakan media pembelajaran yang menarik sehingga siswa menjadi lebih paham dalam menangkap materi pelajaran. Salah satu media pembelajaran yang dapat digunakanya itu dengan menggunakan animasi. Namun sebagaian besar guru belum menggunakan media pembelajaran yang efektif dalam proses pembelajaran. Hal ini disebabkan, belum semua guru dapat menguasai materi animasi sehingga media pembelajaran masih berpaku pada power point dan media yang ada di kelas. Pandemi selama dua tahun yang memaksa kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring melahirkan kebiasaan baru dimana materi pembelajaran harus serba digital. Masalah pun semakin bertambah dikarenakan para guru belum juga menguasai keahlian membuat materi pembelajaran digital yang menarik dan mudah dipahami siswa.
Penggunaan Media Sosial Dalam Membranding Lembaga Pendidikan Anis Kurli; Imam Hidayat; Lily Elserisa; Ria Rachmawati
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v1i1.2421

Abstract

Abstrak Era kovergensi media memberikan tantangan baru bagi dunia Pendidikan untukbertahan dalam gempuran arus media sosial yang perkembangannya setiap tahun semakin pesat. Kebangkitan media sosial memberikan tantangan baru bagi seluruh sektor, salah satunya sektor Pendidikan. Banyak Lembaga Pendidikan di pelosok-pelosok desa mulai ditinggalkan oleh masyarakat. Melalui perkembangan media sosial harapannya mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membranding Lembaga pendidikannya sesuai positioning.Membranding organisasi atau Lembaga merupakan perihal terpenting dalam menunjukkan sebuah identitas dalam kehidupan bermasyarakat dan bersosial. Pencitraan secara visual suatu Lembaga atau organisasi terbentuk dari bagaimana organisasi tersebut diperkenalkan kepada halayaknya. Meliputi bagaimana organsiasi atau Lembaga dikelola, laboratoriumnya, suasana belajarnya, prestasi guru-gurunya, prestasi siswanya, dan prestasi lainnya. Membentuk citra positifmerupakan kewajiban seluruh stakeholder pada Lembaga atau organisasi tertentu tersebut citra yang terbangun sebagai sebuah cerminan jati diri dalam Lembaga/organisasi.
MENINGKATKAN KECERDASAN POLITIK PEMUDA KARANG TARUNA “KARYA BAJUAJU” DI DESA BANUAJU BARAT KECAMATAN BATANG-BATANG Nur Inna Alfiyah; Wilda Rasaili
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v1i1.2422

Abstract

Abstrak Politik pada dasarnya tidak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia, dimana manusia sendiri terlahir sudah familiar dengan apa itu politik. Sebagaimana yang disebutkan oleh Aristoteles bahwa manusia adalah Zoon Politicon atau binatang yang berpolitik. Kesamaan tujuan yang dikehendaki oleh manusia tersebut kemudian melahirkan kemerdekaan bagi suatu negara. Upaya mempertahankan kemerdekaan dalam suatu negara inilah kemudian membuat manusia membangun relasi politik. Sehingga dalam upaya memberikan edukasi terkait politik merupakan tanggung jawab bersama tidak hanya pemerintah ataupun lembaga partai politik agar masyarakat bisa berbpartisipasi dalam kemajuan bangsa ini melalui politik. Hal tersebut dapat dimulai dari kelompok-kelompok kecil di lingkungan sekitar kita tinggal, terutama bagi kaum muda sebagai generasi penerus harus bangkit dan sadar bahwa pendidikan politik merupakan kunci dari kesejahteraan dan kejayaan Indonesia di masa yang akan datang. Inilah kemudian mendasari pengabdian masyarakat ini dilakukan, dimana sebagian besar kaum pemuda karang taruna di desa Banuaju Barat Kecamatan Batang-Batang perlu diberikan edukasi dengan jalan sosialisasi untu memberikan pemahaman terkait pentingnya politik di negara demokrasi saat ini. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi kepada pemuda karang taruna akan makna dan mafaat dari politik. Metode yang digunakan saat pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah sosialisasi danceramah, dimana metode ini mampu menarik minat para pemuda untuk bertanya serta berdiskusi terkait kondisi politik. Keaktifan dari para peserta ini mampu meberikan hasil signifikan dengan banyaknya wawasan yang bisa di dapatkan oleh para pemuda karang taruna terkait definisi, manfaat, sisi negatif dari politik serta cara lobying dalam politik.
Pelatihan dan Pendampingan Penggunaan Aplikasi Lapor TBC Pada Kader Kesehatan TBC Desa Grujugan Kabupaten Sumenep Roos Yuliastina; Isyanto .; Liyanto .; Ahmaniyah .
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v1i1.2423

Abstract

Abstrak Aplikasi Lapor TBC adalah aplikasi berbasis android yang di ciptakan oleh tim pengabdian untuk meningkatkan kualitas pelayanan kader kesehatan TBC di desa Grujugan. Hal ini berkaitan dengan tingginya angka penderita TBC di desa tersebut, data terkahir tahun 2020 dari Puskesmas Desa Grujugan menunjukkan bahwa Berdasarkan data puskesmas Gapura bahwa kecamatan Gapura menyumbangkan 3,5% dari total penderita TBC di Kabupaten Sumenep,lokus utama penderita TBC di kecamatan Gapura adalah desa Grujugan.Secara garis besar aplikasi Lapor TBC ini terdapat empat menu utama yaitu; Data Screening, Rekap Warga desa Grujugan, Rekap hasil Screening, dan pengaturan aplikasi Lapor TBC. Dalam aplikasi ini terdapat data penduduk warga desa Grujugan berdasarkan NIK, sehingga identitas warga yang belum atau telah melakukan screening TBC, dan yang berstatus ODTB dapat terekam melalui aplikasi ini.
Mendorong Transformasi Lembaga Pendidikan Islam Pada Era Digital 4.0: Berbasis Kompetensi dan Adab Mohammad Hidayaturrahman; Ahmad Hasan Ubaid
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v1i1.2506

Abstract

AbstrakPendidikan menjadi jalan untuk memajukan peradaban manusia. Pada saat yang sama,pendidikan, termasuk lembaga pendidikan Islam menghadapi persoalan internal dan eksternal.Tulisan ini merupakan hasil pengabdian yang dilakukan oleh pengabdi untuk mendorong prosestransformasi, sehingga lembaga pendidikan Islam perlu strategi di dalam mengelola prosespembelajaran. Kegiatan pengabdian menggunakan metode ceramah (lecture method), pengabdimelakukan ceramah di hadapan sasaran/ mitra. Adapun materi yang disampaikan dikumpulkanmelalui studi pustaka (literature review). Dari data yang dikumpulkan ditemukan 1) secaraglobal, sumber daya manusia (SDM) muslim masih tertinggal dibandingkan dengan sumberdaya manusia secara umum. 2) di Indonesia, lembaga pendidikan Islam juga masih tertinggaldibandingkan lembaga pendidikan umum. 3) tingkat pendidikan di wilayah kepulauanSumenep, Madura masih tertinggal dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia. Diperlukanupaya dan strategi khusus, yaitu proses digitalisasi pendidikan untuk mengakselerasipeningkatan sumber daya manusia di wilayah kepulauan, baik secara kuantitas maupunkualitas.Kata kunci: Lembaga pendidikan Islam; Era digital; Kompetensi; Adab
PENGEMBANGAN MASYARAKAT MELALUI BUMDES NAGA MERAH DALAM UPAYA PENINGKATAN EKONOMI DESA Misbahatul Laily; Enza Resdiana; Nur Inna Alfiyah
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v1i1.2507

Abstract

AbstrakPengembangan masyarakat dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakatdan menjadikan masyarakat yang lebih mandiri dengan memanfaatkan potensi dan kemampuanyang dimiliki oleh masyarakat. Salah satu upaya dalam pengembangan masyarakat yangdilakukan di Desa Talang Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep yaitu melaluipemanfaatan adanya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Naga Merah Desa Talang yang akanmemberikan dampak pada peningkatan ekonomi masyarakat desa. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui Pengembangan Masyarakat Melalui BUMDes Naga Merah Dalam UpayaPeningkatan Ekonomi Desa (Studi di Desa Talang Kecamatan Saronggi). Penelitian tentangpengembangan masyarakat Desa Talang difokuskan pada tiga model 2 pengembanganmasyarakat yaitu pengembangan masyarakat lokal, perencanaan sosial dan aksi sosial. Metodeyang digunakan dalam penelitian adalah metode penelitian kualitatif dimana semua penjelasanmengenai pengembangan masyarakat melalui BUMDes Naga Merah sebagai upayapeningkatan ekonomi desa djabarkan secara deskriptif. Data dan hasil penelitian diperoleh darihasil observasi, wawancara dengan beberapa informan dan dokumentasi. Pengembanganmasyarakat melalui BUMDes Naga Merah terlihat dengan pemanfaatan potensi pertanian danproduk usaha rumahan, adanya usaha-usaha BUMDes Naga Merah yang sangat membantukebutuhan masyarakat Desa Talang serta terjalin kerjasama antara masyarakat denganBUMDes Naga Merah dalam bentuk join pruduk usaha, penyertaan modal usaha masyarakatdan pengelolaan hasil pertanian.Kata Kunci : Pengembangan Masyarakat, BUMDes, Ekonomi Desa
Pelatihan Pembuatan Label sebagai Dokumen Terekam pada Produk Tujuan Ekspor di UKM MomsChips Kota Batu Jawa Timur Rizky Kurniawan Murtiyanto; Rizka Rahmawati; Erlangga Andi Sukma; Winda Rahmawati
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2023): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v1i2.2714

Abstract

Label adalah bagian yang sangat penting dalam packaging atau kemasan sebuah produk, terlebih lagi produk makanan. Label pada produk makanan tidak hanya berisi tentang nama makanan ataupun pembuatnya, tetapi label dalam produk makanan berisi tentang informasi atau kandungan produk, mulai dari bahan-bahan, nilai gizi, tanggal pembuatan dan kadaluarsa. Hal ini menjadikan label sebagai media komunikasi antara konsumen dan pembuat produk, serta sebagai janji produsen kepada konsumen yang terekam/tertulis. Untuk produk makanan tujuan ekspor, selain menyampaikan informasi yang lengkap, label juga harus disesuaikan dengan negara tujuan ekspornya, dengan menggunakan bahasa internasional yaitu bahasa Inggris yang baik dan benar. MomsChips sebagai UKM penghasil makanan ringan (snack) dengan tujuan pasar ekspor, penting untuk diberikan pelatihan terkait dengan pembuatan label yang memenuhi syarat internasional. Diharapkan nantinya UKM MomsChips dapat membuat label sendiri dengan desain dan bahasa yang baik untuk memberikan jaminan kualitas secara lengkap pada produk mulai kemasan sampai dengan isi.
PENGGUNAAN MEDIA PEMASARAN SEBAGAI BENTUK INOVASI DAN PENGEMBANGAN PRODUK UMKM Mohammad Redy; Edoe Nanda Saputra; Mirza Nur Hidayatullah; Ria Rachmawati; Moh. Hamzah; Zainurrafiqi .
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v1i1.2742

Abstract

Sengitnya persaingan dalam dunia bisnis yang serba digital saat ini, sangat berpotensimelumpuhkan berbagai sektor kehidupan manusia, termasuk sektor usaha mikro, kecil, danmenengah (UMKM) jika tidak mampu meresponnya dengan baik. Fenomena ini jugasangat berdampak dan dirasakan oleh para pelaku UMKM di Desa Gugul KabupatenPamekasan yang jenis usahanya sangat bergantung pada perputaran uang hasil penjualanbarang dagangan. Mitra dalam program pengabdian ini adalah Pemerintah di Desa GugulKabupaten Pamekasan dan pelaku UMKM. Program kemitraan masyarakat ini bertujuanmemberikan pengetahuan dalam hal pengelolaan manajemen UMKM, produk UMKM,inovasi dan pengembangan yang berkaitan dengan optimalisasi media pemasaran produkyang bertujuan untuk memaksimalkan pemasaran atau penjualan yang akan berdampakpada perekonomian masyarakat secara umum dan sentuhan teknologi dalam prosesproduksinya. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini pengetahuan dan pemahaman para pelakuUMKM mengenai pengelolaan manajemen UMKM meningkat, penggunaan media sosial(Instagram dan Facebook) dan aplikasi chat (Whatsaap) sebagai media pemasaran jugameningkat, keterampilan dalam penggunaan alat produksi pemipih emping yangmenggunakan energi putar (engkol) yang semakin baik dan inovasi-inovasi produk yangberupa varian rasa dan kemasan semakin beragam. Dengan menggunakan pendekatanyang positif berupa pendekatan partisipatif, reflektif dan inovatif UMKM di DesaGugul Kabupaten Pamekasan diharapkan mampu bersaing dengan jenis usaha-usaha yanglain.
Peningkatan Pengetahuan Pemuda Karang Taruna Tunas Muda Tentang Pentingnya Partisipasi Dalam Pemilu 2024 Nur Inna Alfiyah; Dwi Listia Rika Tini
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2023): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v1i2.3054

Abstract

AbstrakPelakasanaan pemilu menjadi salah satu syarat wajib bagi negara yang menerapkan demokrasi.Rakyat/masyarakat memiliki peran penting dan strategis dalam upaya membentuk negara danpemerintahan adil yang mampu mensejahterakan rakyat dengan memilih pimpinan kredibeldan bertanggung jawab. Akan tetapi peran penting dari masyarakat ini kemudian ternodaidengan banyaknya tindakan dari birokrat pemerintah dengan melakukan korupsi, kolusi dannepotisme. Hal ini kemudian membuat masyarakat menjadi acuh dan apatis terhadappemerintah, ini dapat dilihat dari minimnya partisipasi masyarakat dalam meberikan opini dansarannya terhadap jalannya pemerintahan. Dampaknya dilihat dari menurunnya jumlahpartisipasi pada tiap pemilihan umum baik ditingkat daerah, provinsi hingga tingak nasional.Sikap acuh dan minimnya partisipasi ini kemudian memberikan ruang bagi jalannyapemerintahan yang korup serta terciptanya black campaign dalam proses pemilihan birokrat.Penurunan jumlah pemilih dalam pemilu juga disumbang oleh para pemuda, pemuda sebagaiagent of change negara tidak boleh memiliki sifat acuh dan apatis terhadap perkembanganpolitik dan pemerintahan. Sehingga keaktifan para pemuda akan mampu mengawasi jalannyapemerintah serta memberikan arahan terkait kebijakan-kebijakan yang dibutuhkan olehmasyarakat. Sebagai salah satu organisasi kepemudaan, kelompok pemuda karang tarunamenjadi organisasi penting dalam mengedukasi mereka terkait pentingnya posisi mereka dalamnegara melalui partisipasinya dalam Pemilu. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan edukasiterhadap kelompok pemuda karang taruna “Tunas Muda” terkait pentingnya partisipasi dalamPEMILU 2024 yang akan datang. Edukasi ini diharapkan akan mampu meningkatkan wawasandan pengetahuan politik para pemuda dan peran penting mereka dalam membangun negarayang lebih baik. Nantinya pengetahuan yang didapat mampu disalurkan pada masyarakat.Pengabdian ini menggunakan metode sosialisasi yang didalamnya terdapat kegiatan ceramahdengan edukasi pemberian materi terhadap kelompok pemuda karang taruna “Tunas Muda”.Pengabdian ini nantinya diharapkan mampu mengubah mindset para pemuda terkaitpentingnya posisi mereka dalam arah penetuan kebijakan pemerintah melalui keaktifan sertapartisipasinya dalam pemilihan umumKata Kunci: Pemuda Karang Taruna, Partisipasi Pemilu, Peningkatan Pengetahuan