Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman mitigasi bencana bagi siswa yang tinggal di wilayah rawan bencana Sesar Lembang, serta perlunya inovasi media pembelajaran untuk memvisualisasikan konsep mitigasi bencana gempa bumi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengembangan, penerapan, serta efektivitas media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) dibandingkan dengan media audio-visual dalam meningkatkan pemahaman mitigasi bencana gempa bumi. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi-Experiment dengan desain Non-equivalent Control Group Design. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman (pretest dan posttest) yang telah divalidasi oleh ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media GempAR dinyatakan "Sangat Layak" dengan persentase 91,18%. Berdasarkan analisis data, terdapat peningkatan pemahaman yang signifikan pada kelas eksperimen dengan skor N-Gain sebesar 0,44, sedangkan kelas kontrol yang menggunakan media audio-visual hanya memperoleh skor 0,15. Hasil uji Independent Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi 0,001 (< 0,05), yang membuktikan adanya perbedaan efektivitas yang nyata melalui penggunaan kedua media tersebut. Simpulan penelitian ini adalah bahwa penggunaan media Augmented Reality lebih unggul dan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa melalui fitur visualisasi 3D yang interaktif dan imersif. Peneliti merekomendasikan penggunaan media AR ini dapat diterapkan secara lebih luas dalam pembelajaran Geografi untuk mengonkritkan materi kebencanaan lainnya. ABSTRACT This research is motivated by the importance of understanding disaster mitigation for students living in the disaster-prone area of the Lembang Fault, as well as the need for innovative learning media to visualize earthquake disaster mitigation concepts. The purpose of this study is to investigate the development, application, and effectiveness of Augmented Reality (AR)-based learning media compared to audio-visual media in improving students' understanding of earthquake disaster mitigation. The research method used was a quasi-experimental approach with a Non-Equivalent Control Group Design. The research instruments consisted of comprehension tests (pretest and posttest) that had been validated by experts. The results indicated that the GempAR media was categorized as "Very Feasible" with a percentage of 91.18%. Based on the data analysis, there was a significant increase in understanding within the experimental class, achieving an N-Gain score of 0.44, whereas the control class using audio-visual media only obtained a score of 0.15. The Independent Sample T-Test results revealed a significance value of 0.001 (< 0.05), proving a significant difference in effectiveness between the two media. The conclusion of this study is that the use of Augmented Reality media is superior and more effective in enhancing students' understanding through its interactive and immersive 3D visualization features. The researcher recommends that the use of AR media can be applied more broadly in Geography learning to make other disaster-related materials more concrete. Keywords: Augmented Reality, Disaster Mitigation, Student Understanding, Audio-Visual Media
Copyrights © 2026