Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis puzzle untuk membantu memahami konsep pecahan. Metode Research and Development (R&D) digunakan dengan mengadaptasi model ADDIE. Partisipan penelitian adalah 1 ahli materi, 1 ahli media, dan 30 siswa sekolah dasar. Temuan penelitian mengindikasikan tingkat kelayakan media puzzle sebesar 88,89% berdasarkan penilaian ahli materi dan 86,7% dari ahli media, dengan kategori sangat baik. Uji efektivitas memperlihatkan peningkatan nilai rata-rata siswa dari 55,15 pada pretest menjadi 83,73 pada posttest. Nilai N-Gain sebesar 0,63 menunjukkan kategori sedang, yang mengindikasikan bahwa penggunaan media puzzle memberikan kontribusi positif terhadap pemahaman konsep pecahan. Selain itu, hasil uji-t menunjukkan perbedaan yang signifikan antara skor sebelum dan sesudah pembelajaran. Temuan ini menegaskan bahwa media puzzle merupakan alternatif pembelajaran yang menarik dan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai materi pecahan.
Copyrights © 2026