Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media dan alat pembelajaran dalam pendidikan jasmani di sekolah dasar melalui pendekatan survei di Kota Parepare. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei yang melibatkan 100 guru pendidikan jasmani sekolah dasar sebagai responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket yang mencakup aspek ketersediaan, frekuensi penggunaan, variasi media, dan kendala pemanfaatannya, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media dan alat pembelajaran berada pada kategori cukup baik. Sebanyak 58% guru menggunakan media secara rutin, sedangkan 42% masih terbatas dalam penggunaannya. Media yang dominan digunakan berupa alat sederhana, sementara pemanfaatan teknologi masih rendah. Kendala utama meliputi keterbatasan sarana prasarana, pelatihan guru, dan waktu pembelajaran. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan fasilitas dan kompetensi guru untuk mendukung pembelajaran pendidikan jasmani yang inovatif.
Copyrights © 2026