Cendekiawan: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman
Vol 5 No 2 (2026): June: Multiple Intelligences of Students in Formal, Informal, and Nonformal Educa

Rekonstruksi Teori Pembelajaran PAI Berbasis Nilai Pesantren dan Kearifan Lokal Madura

Akhmad Rosidi (Institut Agama Islam Al-Khairat Pamekasan)
M. Ismail (Institut Agama Islam Al-Khairat Pamekasan)
Ach. Sayyi (Institut Agama Islam Al-Khairat Pamekasan)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) pada era modern menghadapi berbagai tantangan yang kompleks, mulai dari arus globalisasi, perkembangan teknologi digital, krisis moral, hingga semakin berkurangnya keterikatan generasi muda terhadap nilai-nilai budaya dan tradisi keagamaan. Kondisi tersebut menuntut adanya inovasi dan rekonstruksi teori pembelajaran PAI yang tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga mampu membentuk karakter, spiritualitas, dan identitas budaya peserta didik. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan pesantren dan kearifan lokal sebagai fondasi pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kehidupan masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan rekonstruksi teori pembelajaran PAI berbasis nilai pesantren dan kearifan lokal Madura. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai literatur mengenai teori pembelajaran PAI, pendidikan pesantren, serta nilai-nilai budaya Madura. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai pesantren seperti keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, ukhuwah Islamiyah, keteladanan, dan penghormatan terhadap guru memiliki relevansi yang kuat dengan tujuan pendidikan Islam. Di sisi lain, kearifan lokal Madura yang tercermin dalam prinsip Bhuppa’, Bhabbu’, Ghuru, Rato, budaya gotong royong, religiusitas masyarakat, serta etos kerja yang tinggi merupakan modal sosial yang dapat diintegrasikan dalam proses pembelajaran. Rekonstruksi teori pembelajaran PAI dilakukan melalui pendekatan kontekstual, humanistik, konstruktivistik, dan transformasional yang menempatkan peserta didik sebagai subjek aktif dalam proses pembelajaran. Integrasi nilai pesantren dan kearifan lokal Madura diharapkan mampu menghasilkan model pembelajaran PAI yang lebih adaptif, bermakna, serta efektif dalam membentuk peserta didik yang berkarakter Islami, memiliki kesadaran sosial, dan mampu menjaga identitas budaya lokal di tengah dinamika perubahan zaman.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

cendekiawan

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Social Sciences Other

Description

Cendekiawan: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman is a regular scientific journal published by the Zia Salsabila Foundation, Education and Research Sector since 2022. Cendekiawan: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, published four times a year in January-March, April-June, July-September, and ...