Ach. Sayyi
Institut Agama Islam Al-Khairat Pamekasan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strengthening Religious Moderation through Islamic Religious Education Learning: Integrative Planning, Dialogical Instruction, and Continuous Evaluation Ahmad Burhanuddin Haris; Ach. Sayyi; Ismail Ismail
Jurnal Cendekia Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 18 No. 01 (2026): Cendekia March 2026
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Billfath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37850/cendekia.v18i01.1290

Abstract

The strengthening of religious moderation in elementary education has become an important issue due to the tendency of Islamic Religious Education learning to emphasize cognitive aspects rather than the development of tolerant and balanced religious attitudes. This study aims to analyze how religious moderation is strengthened through Islamic Religious Education learning, focusing on integrative planning, dialogical instruction, and continuous evaluation. This research used a qualitative case study conducted at an Islamic elementary school selected purposively. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using an interactive model with triangulation for validity. The findings show that religious moderation is strengthened through the integration of moderation values in lesson planning, dialogical and contextual learning practices, and continuous evaluation of students’ attitudes. These stages form a consistent learning system that supports the development of moderate, tolerant, and responsible religious character at the elementary level.
Implementasi Pembelajaran Berbasis Humanistik dalam Meningkatkan Spiritualitas Santri di Pesantren Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan Ach. Sahrowi; Surdi Harianto; Ach. Sayyi
Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam
Publisher : Pascasarjana IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jspai.v1i1.912

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi pendekatan pembelajaran berbasis humanistik dalam meningkatkan spiritualitas santri di Pesantren Darul Ulum Banyuanyar, Pamekasan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari isu global tentang krisis spiritualitas akibat dominasi materialisme dan pendekatan pendidikan modern yang cenderung menekankan aspek kognitif semata. Dalam konteks Indonesia, upaya penguatan karakter dan spiritualitas melalui pendidikan formal sering kali tidak berjalan secara internal dan berkelanjutan. Pesantren, dengan pendekatan pendidikan yang holistik, muncul sebagai alternatif penting dalam menjawab tantangan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap elemen-elemen pendidikan di pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren ini telah menerapkan pendekatan humanistik secara konsisten, ditandai dengan relasi pendidik-santri yang dialogis, penguatan nilai-nilai spiritual melalui keteladanan, serta pembelajaran yang memberi ruang bagi pengembangan potensi santri secara menyeluruh—baik kognitif, afektif, maupun spiritual. Temuan ini memperkuat relevansi teori humanistik dari Abraham Maslow dan Carl Rogers, bahwa aktualisasi diri dan pembelajaran bermakna hanya dapat tercapai dalam lingkungan yang menghargai nilai-nilai kemanusiaan dan spiritualitas. Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa pesantren dapat berperan strategis dalam menghadapi tantangan era Society 5.0 dengan tetap menjaga nilai-nilai tradisional dan mengintegrasikannya dalam pendekatan pendidikan yang adaptif dan transformatif. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan model pendidikan Islam berbasis humanistik dan menjadi rujukan dalam perumusan kebijakan pendidikan berbasis nilai di lingkungan pesantren maupun lembaga pendidikan Islam lainnya.