Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan Mach Speed dan Variable Speed terhadap performa lari sprint 60 meter pada atlet putra Klub Medan Utara tahun 2025, serta membandingkan efektivitas kedua metode latihan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest group design yang melibatkan 14 atlet yang dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok latihan Mach Speed dan kelompok latihan Variable Speed. Data dikumpulkan melalui tes lari sprint 60 meter dan dianalisis menggunakan paired sample t-test serta independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan Mach Speed memberikan peningkatan yang signifikan terhadap performa sprint (Sig. 0,006 < 0,05), dengan rata-rata kecepatan meningkat dari 6,05 m/s menjadi 7,04 m/s. Latihan Variable Speed juga menunjukkan pengaruh yang sangat signifikan (Sig. 0,000 < 0,05), dengan rata-rata kecepatan meningkat dari 5,67 m/s menjadi 7,52 m/s. Namun, hasil independent sample t-test menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua metode latihan tersebut (Sig. 0,267 > 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa baik latihan Mach Speed maupun Variable Speed sama-sama efektif dalam meningkatkan performa lari sprint 60 meter, tetapi tidak ada satu metode yang terbukti secara signifikan lebih efektif dibandingkan metode lainnya.
Copyrights © 2026