Remaja cenderung mengalami periode yang penuh tekanan sehingga mengakibatkan munculnya ketakutan akan kegagalan, yaitu kondisi ketika remaja merasa takut untuk mencoba hal baru, mengambil risiko, atau menghadapi tantangan karena khawatir tidak mencapai harapan dan mengecewakan orang lain. Ketakutan akan kegagalan dapat dipengaruhi oleh kecerdasan adversitas dan kepercayaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan adversitas dan kepercayaan diri terhadap ketakutan akan kegagalan pada remaja di Kota Makassar. Responden penelitian ini melibatkan 417 remaja di Kota Makassar berusia 15–20 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik accidental sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi logistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa kecerdasan adversitas tidak berpengaruh terhadap ketakutan akan kegagalan (p = .106), sehingga hipotesis pertama ditolak. Kepercayaan diri berpengaruh negatif terhadap ketakutan akan kegagalan (p = .002), sehingga hipotesis kedua diterima. Selanjutnya, terdapat pengaruh simultan antara kecerdasan adversitas dan kepercayaan diri terhadap ketakutan akan kegagalan (p = .000), sehingga hipotesis ketiga diterima. Artinya, semakin tinggi kecerdasan adversitas dan kepercayaan diri remaja, maka peluang untuk mengalami ketakutan akan kegagalan, akan rendah. Oleh karena itu, peningkatan kecerdasan adversitas dan kepercayaan diri pada remaja penting dilakukan sebagai strategi untuk membantu mengurangi ketakutan akan kegagalan dalam menghadapi tantangan dan pengembangan diri.
Copyrights © 2026