Nyamuk Aedes aegypti merupakan vektor utama berbagai penyakit arbovirus, termasuk Demam Berdarah Dengue (DBD), yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di daerah tropis. Pengendalian vektor secara kimiawi konvensional melawan resistensi resistensi dan dampak lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menuangkan potensi sabun cair yang diformulasikan dengan ekstrak daun kecombrang ( Etlingera elatior ) sebagai pengusir Ae. aegypti . Metode eksperimental menggunakan lima kelompok perlakuan (kontrol negatif, kontrol positif, serta konsentrasi ekstrak 5%, 10%, dan 15%) dengan tiga kali pengulangan dan pengamatan selama 6 jam. Hasil uji fitokimia menunjukkan ekstrak daun kecombrang mengandung steroid, terpenoid, flavonoid, fenolik, dan tanin. Uji efektivitas menunjukkan bahwa sabun cair ekstrak daun kecombrang konsentrasi 15% memberikan daya proteksi terbaik, mencapai 84% pada jam pertama pengamatan. Analisis One-Way ANOVA menunjukkan perbedaan yang signifikan (P
Copyrights © 2025