Abstrak ORF merupakan penyakit kulit menular yang disebabkan oleh virus Parapoxvirus dan sering menyerang ternak ruminansia kecil, terutama kambing dan domba. Penyakit ini ditandai dengan munculnya lesi berupa pustula dan kerak pada daerah bibir, hidung, dan sekitar mulut. Berdasarkan laporan penyakit menular tahun 2023 di Kabupaten Nagan Raya, tercatat 8.877 kasus ORF pada kambing, menjadikannya penyakit dengan jumlah kejadian tertinggi dibandingkan penyakit menular lain seperti Pink Eye (6.282 kasus) dan Scabies (2.600 kasus). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola kejadian ORF, faktor predisposisi yang mempengaruhi penyebarannya, serta upaya pengendalian yang telah dilakukan. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingginya kasus ORF berkorelasi dengan kondisi lingkungan lembap, sanitasi kandang yang buruk, serta kurangnya kesadaran peternak terhadap tindakan isolasi hewan terinfeksi. Upaya pengendalian dilakukan melalui pemberian antiseptik lokal, vaksinasi terbatas, serta penyuluhan kepada peternak mengenai biosekuriti dan kebersihan kandang. Kesimpulan penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan program surveilans, edukasi peternak, serta penerapan vaksinasi rutin untuk mencegah wabah berulang di masa mendatang.
Copyrights © 2024