Pembelajaran IPAS di sekolah dasar masih didominasi buku cetak dan media sederhana, sehingga peserta didik belum terbiasa memecahkan masalah kontekstual secara sistematis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji validitas, kepraktisan, serta efektivitas modul digital interaktif berbasis Problem-Based Learning (PBL) untuk pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) model 4-D (define, design, develop, disseminate), diimplementasikan di tiga sekolah dasar negeri di Indonesia. Data dikumpulkan melalui kuesioner validasi ahli, respons guru dan siswa, serta tes hasil belajar. Hasil menunjukkan validitas tinggi: 88% (materi), 93% (bahasa), dan 95% (media). Kepraktisan memperoleh skor 96,3% dari guru dan 97% dari siswa. Uji efektivitas menghasilkan N-Gain 0,49 (kategori sedang). Modul digital interaktif berbasis PBL terbukti valid, praktis, dan efektif, serta berpotensi meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPAS.
Copyrights © 2026