Perkembangan emosional anak merupakan aspek penting yang sangat dipengaruhi oleh pola asuh orang tua, khususnya dalam konteks kehidupan modern yang penuh dengan tantangan sosial dan teknologi. Pola asuh tanpa kekerasan menjadi pendekatan yang semakin relevan karena menekankan pada penghargaan terhadap anak, komunikasi yang empatik, serta pengendalian emosi orang tua dalam mendidik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pola asuh tanpa kekerasan terhadap perkembangan emosional anak di lingkungan modern. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap orang tua dan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh tanpa kekerasan berpengaruh positif terhadap kemampuan anak dalam mengelola emosi, meningkatkan rasa percaya diri, empati, serta kemampuan bersosialisasi. Anak yang dibesarkan dengan pola asuh ini cenderung memiliki kestabilan emosi yang lebih baik dan hubungan interpersonal yang sehat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan pola asuh tanpa kekerasan sangat penting untuk mendukung perkembangan emosional anak secara optimal di tengah dinamika lingkungan modern, sehingga perlu didorong sebagai praktik pengasuhan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026