Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bermain terhadap hasil belajar jalan cepat siswa SMP Negeri 2 Koto Baru. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada materi jalan cepat yang disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang masih bersifat konvensional sehingga siswa kurang aktif dan kurang termotivasi dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Experimental tipe One Group Pretest–Posttest Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Koto Baru, sedangkan sampel penelitian berjumlah 30 siswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan teknik dasar jalan cepat yang meliputi teknik start, langkah kaki, ayunan lengan, posisi tubuh, dan teknik memasuki garis finis. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan paired sample t-test dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar siswa meningkat dari 57,50 pada saat pretest menjadi 90,33 pada saat posttest. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), sehingga terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan metode bermain terhadap hasil belajar jalan cepat siswa. Dengan demikian, metode bermain dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran PJOK untuk meningkatkan hasil belajar jalan cepat siswa di tingkat Sekolah Menengah Pertama
Copyrights © 2026