Penelitian ini dimotivasi oleh penggunaan media pendidikan yang kurang optimal dalam pengajaran Pancasila sebagai kekuatan pemersatu bangsa. Situasi ini menyoroti kebutuhan untuk mengembangkan media pendidikan yang dapat mendukung proses pembelajaran yang lebih interaktif dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Permainan Monarsa sebagai media pembelajaran untuk mendukung pengembangan karakter kooperatif siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan menggunakan model ADDIE, yang terdiri dari lima tahapan: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Penilaian kelayakan dilakukan oleh pakar media dan pakar bidang studi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Permainan Monarsa yang dikembangkan mendapat peringkat kelayakan 100% dari pakar media dan 86,11% dari pakar bidang studi, sehingga termasuk dalam kategori “Sangat Layak”. Penggunaan Permainan Monarsa juga menunjukkan perkembangan positif dalam semangat kerja sama siswa, sebagaimana dibuktikan oleh hasil tes efektivitas dalam kuesioner pra dan pasca pembelajaran, dengan skor N-Gain sebesar 88,65, yang diinterpretasikan sebagai termasuk dalam kategori “Efektif”. Hal ini diperkuat oleh hasil observasi guru terhadap siswa setelah penggunaan media tersebut, dengan skor rata-rata 3,44 dalam kategori “Sangat Baik”, yang menunjukkan bahwa penggunaan media tersebut secara efektif mendukung keterlibatan dan kolaborasi siswa selama proses pembelajaran.
Copyrights © 2026