Keterbatasan keterampilan ekonomi kreatif masih menjadi salah satu kendala dalam meningkatkan kemandirian ekonomi rumah tangga, khususnya bagi warga Paguyuban Perumahan Home Bekonang, Sukoharjo. Sebagian besar ibu rumah tangga belum memiliki keterampilan untuk menghasilkan produk kreatif yang bernilai ekonomi. Selain itu, kondisi lingkungan perumahan yang berdekatan dengan kawasan industri menyebabkan ketidaknyamanan akibat bau limbah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan warga melalui pelatihan pembuatan lilin aromaterapi sebagai salah satu produk ekonomi kreatif berbasis rumah tangga. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan melalui observasi dan wawancara, sosialisasi program, pretest, penyuluhan, pelatihan dan praktik langsung pembuatan lilin aromaterapi, penerapan teknologi tepat guna, pendampingan selama dua minggu, serta evaluasi melalui posttest dan penilaian kualitas produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan berhasil meningkatkan pengetahuan peserta dengan nilai N-Gain sebesar 0,86 yang termasuk dalam kategori tinggi. Selain itu, aspek sikap memperoleh rata-rata skor 3,48 dengan kategori sangat baik, aspek keterampilan memperoleh rata-rata skor 3,59 dengan kategori sangat baik, dan kualitas produk lilin aromaterapi yang dihasilkan oleh lima kelompok peserta memperoleh rata-rata skor 3,50 dengan kategori sangat layak. Program ini juga menghasilkan luaran berupa panduan pembuatan lilin aromaterapi serta meningkatkan motivasi peserta untuk mengembangkan usaha ekonomi kreatif berbasis rumah tangga. Dengan demikian, pelatihan pembuatan lilin aromaterapi terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas warga Perumahan Home Bekonang sekaligus berpotensi mendukung pengembangan usaha ekonomi kreatif dan kemandirian ekonomi warga secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026